Pramono dan Mamdani Bahas Transportasi hingga Jakarta Bond di New York

Sedang Trending 45 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Persoalan transportasi hingga pembiayaan pembangunan kota menjadi topik nan dibahas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani dalam pertemuan bilateral di Civic Hall, New York, Minggu (20/9).

Pertemuan kedua pemimpin kota tersebut menjadi arena berganti pengalaman mengenai beragam tantangan perkotaan nan dihadapi Jakarta dan New York. Selain transportasi publik, keduanya membahas persoalan banjir, polusi udara, serta kesempatan pembiayaan pembangunan prasarana melalui obligasi daerah.

Salah satu perhatian Mamdani dalam pertemuan itu adalah strategi Jakarta menghadapi kemacetan sekaligus memperkuat transportasi publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono menjelaskan pengembangan Transjabodetabek sebagai upaya memperkuat konektivitas Jakarta dengan wilayah penyangga sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

"Setiap hari lebih dari empat juta orang keluar - masuk Jakarta, terutama pada jam sibuk. Melalui Transjabodetabek, kami mau mengurangi kemacetan dan volume kendaraan nan masuk ke Jakarta sekaligus memperkuat konektivitas wilayah," kata Pramono.

Selain memperluas konektivitas, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan jasa transportasi umum cuma-cuma kepada 15 golongan masyarakat.

"Kami juga memberikan jasa transportasi umum cuma-cuma bagi 15 golongan masyarakat, antara lain lansia, penyandang disabilitas, serta pelajar penerima KJP dan mahasiswa penerima KJMU," ujar Pramono.

Pramono juga memaparkan upaya Jakarta menangani banjir melalui pembangunan prasarana pengendalian banjir, pengurangan penggunaan air tanah untuk menekan penurunan muka tanah (land subsidence), serta pengembangan Giant Sea Wall.

"Sama seperti New York, salah satu tantangan Jakarta adalah banjir. Karena itu, kami terus memperkuat prasarana pengendalian banjir, mengurangi penggunaan air tanah untuk menekan penurunan muka tanah, serta mengembangkan Giant Sea Wall," jelasnya.

Pertemuan ini juga membahas rencana Pemprov DKI Jakarta menerbitkan obligasi wilayah alias Jakarta Bond untuk mendukung pembiayaan pembangunan prasarana perkotaan. Mamdani menyambut rencana tersebut dan menawarkan pertukaran pengetahuan antara tim finansial New York dan Jakarta.

"Saya sangat antusias dan mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah. New York juga telah menggunakan obligasi untuk membiayai pembangunan infrastruktur, termasuk pengolahan limbah dan beragam akomodasi publik. Kami siap mengirimkan tim finansial untuk berbagi pengalaman dengan Pemprov DKI Jakarta mengenai persiapan dan proses publikasi obligasi daerah," ujar Mamdani.

Pertemuan bilateral tersebut menjadi ruang bagi Jakarta dan New York untuk saling berbagi pengalaman dalam menjawab tantangan kota besar sekaligus membuka kesempatan kerja sama nan lebih konkret di bagian pembangunan perkotaan.

(inh)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional