Target penyelenggaraan HBKB di Indonesia: Warga memotret suasana saat berlangsungnya Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di area Bundaran HI, Jakarta, Minggu (1/2/2026).(Antara)
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyatakan bahwa penyelenggaraan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) alias Car Free Day (CFD) di Jakarta sekarang tidak hanya menarik perhatian masyarakat lokal, tetapi juga visitor dari negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
Menurut Pramono, aktivitas CFD telah berkembang menjadi ruang hubungan sosial nan diminati beragam kalangan, termasuk wisatawan mancanegara nan sengaja menyempatkan diri mengikuti aktivitas tersebut sebelum kembali ke negara asal mereka.
"Banyak saudara-saudara nan berkumpul, bertemu, janjian untuk Car Free Day, dan juga banyak orang dari luar, terutama dari Singapura, dari Malaysia, secara khusus. Sebelum mereka kembali ke negaranya masing-masing, mereka ikut Car Free Day di Jakarta," ungkap Pramono saat dijumpai di Jakarta Timur, Jumat (5/6).
Ia menilai kegunaan CFD saat ini tidak lagi sebatas sebagai upaya mengurangi polusi udara. Kegiatan tersebut telah beralih bentuk menjadi salah satu lokasi wisata perkotaan nan semakin terkenal di ibu kota.
Pramono pun optimistis penyelenggaraan CFD di area Jalan HR Rasuna Said nan mulai digelar secara resmi pada pekan ini bakal menghadirkan pengganti baru bagi penduduk nan mau berolahraga dan menikmati akhir pekan.
"Untuk Car Free Day di Rasuna Said alias di Kuningan, saya percaya ini bakal menjadi hal, tempat favorit, baru bagi penduduk Jakarta untuk bisa memilih apakah di Sudirman-Thamrin alias di Rasuna Said, lantaran lingkaran Rasuna Said itu kurang lebih 7 kilometer. Kalau Sudirman sampai dengan ujung itu kurang lebih 10 kilometer, sehingga ada pilihan-pilihan nan membikin masyarakat bisa memilih," tutur Pramono.
Dengan hadirnya jalur baru tersebut, masyarakat mempunyai lebih banyak opsi letak untuk berlari, melangkah santai, maupun bersepeda saat CFD berlangsung.
Selain itu, Pramono menargetkan proses penataan area Rasuna Said dapat rampung dan diresmikan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta. Ia mengungkapkan bahwa progres penataan wilayah tersebut saat ini telah mencapai sekitar 95%.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berambisi penyelenggaraan CFD di Rasuna Said nantinya dapat memberikan kenyamanan nan lebih baik dibandingkan saat masa uji coba sebelumnya.
"Mudah-mudahan, ini bakal membikin masyarakat Jakarta lebih menggemari lari, jogging, dan hidupnya lebih sehat, dan terutama adalah Car Free Day sekarang ini menjadi tempat untuk silaturahmi," ungkap Pramono.
Keberadaan CFD di beragam titik Jakarta diharapkan tidak hanya mendorong style hidup sehat, tetapi juga memperkuat kegunaan ruang publik sebagai sarana rekreasi dan silaturahmi bagi masyarakat maupun wisatawan. (Ant/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·