Pram Tegaskan CCTV DKI Tak Dimatikan Saat Adanya Aksi: Semua Termonitor

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak ada upaya mematikan CCTV milik Pemprov DKI Jakarta saat tindakan penyampaian pendapat nan berjalan beberapa waktu lalu. Dia memastikan kondisi di lapangan tetap termonitor.

Pramono awalnya ditanya soal perkembangan penanganan CCTV nan rusak di area Pejompongan saat tindakan demonstrasi. Dia pun membantah adanya upaya untuk mematikan CCTV agar kondisi tindakan demonstrasi tidak terpantau.

"Jadi tidak betul bahwa ada upaya untuk mematikan CCTV dan sebagainya lantaran semuanya termonitor dan kami mempunyai info untuk itu," kata Pramono di area Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono mengatakan hanya ada satu-dua titik akomodasi nan mengalami kerusakan. Namun, kondisi tersebut tidak membikin sistem pemantauan CCTV DKI secara keseluruhan terganggu.

"Jadi sekali lagi nan memang ada hanya satu-dua titik, tetapi secara keseluruhan melangkah dengan baik," tuturnya.

Di sisi lain, dia mengatakan Pemprov DKI saat ini tetap mendalami kerusakan sejumlah akomodasi publik. Pramono memastikan secara keseluruhan akomodasi publik DKI tetap melangkah dengan baik saat demo.

"Berkaitan dengan akomodasi publik apakah itu CCTV, halte, dan nan lain-lain nan kemudian mengalami kerusakan ketika adanya tindakan unjuk rasa, tentunya kami sekarang sedang mendalami itu, termasuk nan di Pejompongan," ungkapnya.

"Jadi saya kudu menyampaikan secara keseluruhan sebenarnya penyelenggaraan ketika terjadi demo kemarin nyaris semua akomodasi publik kita itu melangkah dengan baik," imbuhnya.

(bel/jbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑