Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 24 Februari 2026 |07:22 WIB

Prabowo Targetkan 15 Ribu Insinyur Indonesia Kuasai Teknologi Chip (Foto: Setpres)
LONDON - Presiden Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 15 ribu insinyur Indonesia menguasai teknologi kreasi chip sebagai bagian dari strategi besar membangun kedaulatan teknologi nasional.
Target tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Prabowo ke London, Inggris saat menyaksikan penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) dan perusahaan semikonduktor asal Inggris, Arm Limited, pada Senin (23/2/2026).
Percepat Penguasaan Teknologi Semikonduktor
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa kerja sama tersebut bermaksud mempercepat penguasaan teknologi semikonduktor, khususnya di bagian kreasi chip nan merupakan sektor hulu industri semikonduktor.
“Dengan kerja sama ini diharapkan Indonesia bisa melakukan training terhadap 15 ribu engineers kita di dalam ekosistem Arm, agar mereka bisa menguasai teknologi chip design, dan rencana kerja samanya dilanjutkan kepada generasi selanjutnya dari semikonduktor alias chip, sehingga Indonesia mempunyai keahlian di bagian semikonduktor dan desain,” ujar Airlangga.
Menurut Airlangga, Arm merupakan salah satu perusahaan dunia nan mendominasi kreasi chip dunia, termasuk sekitar 96 persen chip untuk sektor otomotif dan nyaris 94 persen kreasi chip untuk pusat info serta kepintaran buatan (artificial intelligence). Penguasaan kreasi dinilai krusial lantaran menjadi fondasi utama beragam penemuan digital modern.
Program training tersebut bakal dilaksanakan melalui pengiriman tenaga mahir Indonesia ke luar negeri maupun menghadirkan pembimbing Arm langsung ke Tanah Air dengan modul training khusus. Pemerintah menargetkan lahirnya sumber daya manusia unggul nan bisa mengembangkan intellectual property (IP) nasional di bagian semikonduktor.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·