Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto hingga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani ke Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/6).
Rosan tiba di Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.20 WIB. Dia datang dengan tergesa-gesa dan tidak memberikan penjelasan mengenai pertemuannya dengan Presiden Prabowo.
"Mohon maaf sudah agak telat nih," kata Rosan singkat kepada para jurnalis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Menteri Brian mengatakan dirinya datang ke Istana Kepresidenan untuk mengantar guru besar dari Imperial College, London, Inggris.
"Ada mengantar guru besar dari Imperial College mengenai kerja sama Indonesia dengan Imperial College," ujarnya.
Brian mengatakan kerja sama dengan Imperial College dengan Indonesia bakal berangkaian dengan bagian pendidikan.
Di sisi lain, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo beserta jejeran sekitar pukul 12.00 WIB telah terlebih dulu tiba di Istana Kepresidenan untuk melaporkan kepada Presiden Prabowo mengenai pemadaman bergilir nan terjadi di Pulau Jawa.
Sebelumnya, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey berambisi kampus nan tergabung dalam Russell Group dapat segera datang di Jakarta guna memperluas akses generasi muda Indonesia terhadap pendidikan tinggi berbobot dunia.
Harapan tersebut disampaikan Jermey di sela-sela aktivitas King's Birthday Party di Jakarta, Rabu malam (10/6). Menurut dia, support pemerintah Indonesia terhadap rencana tersebut menjadi sinyal positif bagi penguatan kerja sama pendidikan kedua negara.
"Presiden (Prabowo) juga mendukung pendirian kampus Russell Group, ialah kampus universitas elit Inggris, di Jakarta, dan saya berambisi kampus tersebut bakal segera dibuka," kata Dubes Jermey.
Russell Group merupakan asosiasi nan menaungi 24 universitas riset terkemuka di Inggris, termasuk University of Oxford, University of Cambridge, dan Imperial College London.
Jermey menjelaskan bahwa sejumlah universitas Inggris telah lebih dulu membuka program pendidikan di Indonesia. Di antaranya adalah King's College London di Malang, Jawa Timur, serta Lancaster University dan Deakin University di Bandung, Jawa Barat.
Menurut dia, kehadiran lembaga pendidikan tersebut membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk memperoleh pendidikan berstandar internasional tanpa kudu meninggalkan tanah air.
(antara/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·