Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto memanggil Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia ke Istana Kepresidenan, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas kelangkaan BBM di Pulau Bali.
Bahlil tiba di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/10/2026), sekitar pukul 15.45 WIB. Saat tiba, wartawan menanyakan soal BBM langka di Bali.
"Aku rapat dulu. Setelah rapat selesai, baru saya sampaikan kepada teman-teman media," jawab Balil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahlil kembali menegaskan bakal rapat terlebih dulu dengan Prabowo di dalam Istana saat ditanyakan soal kondisi BBM di Bali.
"Saya rapat dulu ya. Pak Dirut Pertamina dari sana, kelak setelah itu saya bakal mendapat laporan Pak Dirut Pertamina. Setelah itu saya sampaikan kepada teman-teman," imbuhnya.
Selain Bahlil, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani juga ikut datang dalam rapat di Istana sore ini.
Kelangkaan BBM di Bali membikin penduduk kudu berburu bensin hingga berjam-jam. Antrean kendaraan mengular hingga 1 kilometer dan membikin seorang penduduk pingsan.
Dilansir detikBali, kondisi tersebut terjadi di Denpasar, Badung, Klungkung, Buleleng, hingga Bangli. Di tengah keluhan warga, Gubernur Bali Wayan Koster meminta Pertamina membenahi pasokan. Pertamina kemudian mengungkap hambatan bongkar muat kapal tanker sebagai salah satu penyebab kelangkaan dan menyiapkan tambahan pasokan BBM.
Antrean BBM juga berujung kejadian di SPBU Latu, Kecamatan Abiansemal, Badung, pada Selasa (13/10) pagi. Seorang wanita penduduk Desa Bongkasa pingsan sekitar pukul 09.00 Wita setelah antre selama berjam-jam.
Korban diduga pingsan akibat kelelahan lantaran kondisi fisiknya kurang fit. Petugas kepolisian berbareng petugas SPBU memberikan pertolongan sebelum korban dibawa menggunakan ambulans ke Puskesmas Abiansemal 1.
Di Klungkung, penduduk antre Pertamax di tiga SPBU, ialah SPBU Besang, SPBU Siku, dan SPBU Batu Tabih, pada Selasa (13/10). Kondisi itu terjadi setelah stok Pertalite kosong.
Kelangkaan juga terjadi di Buleleng. Warga kudu mendatangi sejumlah SPBU untuk mendapatkan BBM. Di SPBU Jalan Gajah Mada, Singaraja, antrean kendaraan terlihat mengular.
Terkait perihal ini, Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengungkap salah satu penyebab kelangkaan BBM adalah hambatan bongkar muat kapal tanker. Kapal tersebut mengalami kesulitan memasang jangkar sehingga proses bongkar muat nan dijadwalkan pukul 06.30 Wita baru berjalan pukul 22.00 Wita.
Tonton juga video "Prabowo Akan Minta Masukan Profesor untuk Atasi Asap Karhutla"
(rfs/ygs)
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·