Prabowo Lanjutkan MBG: Daripada Uang Dikorupsi, Lebih Baik Rakyat Saya Bisa Makan

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

 Daripada Uang Dikorupsi, Lebih Baik Rakyat Saya Bisa Makan

Prabowo Lanjutkan MBG: Daripada Uang Dikorupsi, Lebih Baik Rakyat Saya Bisa Makan (Foto: Setpres)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah rencana efisiensi anggaran. Prabowo menyatakan lebih baik anggaran nan ada untuk memberi makan rakyat daripada dikorupsi.

Menurut Prabowo, perihal tersebut dilakukan sebagai corak keberpihakan nyata negara kepada rakyat, khususnya anak-anak dan golongan rentan. Program ini tidak hanya ditujukan untuk mengatasi persoalan gizi dan gizi buruk, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia sekaligus penggerak ekonomi rakyat.

Di tengah beragam kritik dan tantangan fiskal, Presiden menekankan program ini tetap menjadi prioritas lantaran menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Saya bakal memperkuat sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan. Anda enggak lihat anak-anak nan stunting? Saya lihat. Saya kampanye sekian kali, saya di desa-desa, saya lihat. Umurmu berapa? 11 tahun. Badannya anak 4 tahun. Saya saya percaya saya berada di jalan nan benar. Uang kita ada,” kata Prabowo dalam sebuah wawancara dikutip dari keterangan tertulisnya dikutip, Selasa (24/3/2026). 

Selain akibat sosial, Presiden menekankan program MBG juga mempunyai akibat ekonomi nan luas melalui pembuatan lapangan kerja di beragam sektor, mulai dari dapur produksi hingga rantai pasok pangan.

“MBG kelak di puncaknya kita bakal punya 31 ribu dapur. Katakanlah, untuk gampang, hitungnya 30 ribu dapur. Tiap dapur mempekerjakan 50 orang. Itu sudah 1,5 juta kerja," ucap Prabowo.

"Tiap dapur menciptakan vendor-vendor supplier antara 5-10 vendor tiap dapur nan jual telur, nan jual wortel, nan jual sayur, tiap vendor ini empiris mempekerjakan sekitar 5 petani. Jadi itu sudah berapa? Sudah 50 lagi. Another 1,5 juta orang kerja,” imbuhnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com