Feby Novalius
, Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |06:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto memaksimalkan potensi komoditas hijau domestik. (Foto: Okezone.com/Setpres)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memaksimalkan potensi komoditas hijau domestik, khususnya kelapa sawit, tidak hanya untuk bahan baku biodiesel (solar), melainkan juga dikembangkan menjadi bahan baku bensin (gasoline).
"Untuk mengatasi krisis energi, kita sedang mempercepat produksi solar dari minyak kelapa sawit. Kita juga sedang mengkaji produksi bensin dari minyak kelapa sawit," ujar Prabowo.
Selain mengandalkan sektor perkebunan kelapa sawit, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah bakal mengoptimalkan hilirisasi komoditas tambang untuk menciptakan diversifikasi sumber daya baru. Batu bara nan melimpah di dalam negeri bakal dikonversi melalui teknologi gasifikasi guna memproduksi bahan bakar cair dan gas.
Tak berakhir di level industri berat, Presiden juga menyiapkan solusi daya kerakyatan nan menyasar langsung kebutuhan rumah tangga di akar rumput. Pemerintah berencana memanfaatkan sisa-sisa hasil pertanian sebagai bahan bakar murah untuk memasak.
"Kita juga bakal produksi solar dan gas dari batu bara. Kita juga bisa produksi daya untuk masak dengan sangat murah, dengan limbah-limbah dan batang-batang jagung," kata Prabowo.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·