Prabowo Gelar Ratas Virtual, Bahas Gempa NTT-Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sedang Trending 33 menit yang lalu
Presiden Prabowo pimpin Ratas Perkembangan Penanganan Bencana Alam secara daring pada Senin (7/9/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas secara virtual untuk memantau perkembangan sejumlah musibah nan terjadi di beragam wilayah Indonesia.

Dalam rapat tersebut, Prabowo mendengarkan laporan terkini mengenai gempa di Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, hingga kebakaran rimba dan lahan.

"Kita rapat melalui vicon, saya hanya mau monitor gimana perkembangan, sekaligus mendengar situasi nan terkini," kata Prabowo, dalam tayangan langsung Youtube Sekretariat Presiden, Senin (7/9).

Prabowo menyebut Indonesia kudu selalu siap menghadapi beragam potensi musibah lantaran berada di area cincin api alias Ring of Fire. Kondisi geografis tersebut membikin pemerintah perlu memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.

"Ini adalah takdir kita, negara nan berada di lingkaran api, the Ring of Fire. Ini membawa kita untuk kudu siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat," ujarnya.

Karena itu, Prabowo menegaskan pemerintah bakal mengevaluasi kebijakan anggaran untuk memperkuat mitigasi bencana. Menurutnya, alokasi anggaran untuk kebutuhan tersebut perlu ditingkatkan secara signifikan.

"Berarti pelajaran kita bagi pemerintah nan saya pimpin, alokasi anggaran untuk mitigasi musibah kudu kita tambah secara signifikan," tegasnya.

Presiden Prabowo pimpin Ratas Perkembangan Penanganan Bencana Alam secara daring pada Senin (7/9/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Prabowo juga menilai keahlian pemerintah dalam merespons musibah saat ini semakin baik. Ia mencontohkan penanganan musibah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat nan menurutnya telah dilakukan secara sigap dan masif.

"Saya kira dalam menghadapi keadaan ke depan kita bakal lebih mampu. Sekarang pun dibanding tahun-tahun nan dulu, respons kita sangat cepat," kata Prabowo.

Dalam rapat tersebut, Presiden didampingi secara langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kementerian Pertahanan RI, TNI Yusuf Jauhari.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan