Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan groundbreaking namalain peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya 13 proyek hilirisasi pada Rabu, 29 April 2026.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN nan juga sekaligus COO Danantara Dony Oskaria saat ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Meski begitu, Dony belum mau memaparkan lebih jauh 13 proyek tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oh ini kelak bakal kita announce besok. Nanti nggak surprise lagi kan. Jadi besok bakal ada groundbreaking proyek itu 13 nan bapak Presiden dan besok silahkan dilihat. Kalau hari ini dibuka nggak surprise lagi," terang Dony.
Dony menjelaskan, proyek hilirisasi ini dilakukan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong kemandirian ekonomi nasional.
"Ini adalah dalam rangka menuju Indonesia nan mandiri," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani berjumpa Presiden Prabowo Subianto membahas percepatan program hilirisasi. Rosan mengatakan, program hilirisasi selanjutnya bakal dibangun di 13 letak di Indonesia.
Investasi nan masuk bakal difokuskan pada sejumlah sektor utama, seperti waste to energy, sumber daya mineral, industri agrikultur, padat karya, hingga sektor garmen.
"Terima kasih Bapak Presiden Prabowo atas pengarahan hari ini di Hambalang mengenai perkembangan program hilirisasi nan selanjutnya bakal dibangun di 13 letak di Indonesia," kata Rosan dalam unggahan Instagram.
Menurut Rosan hilirisasi tidak lagi terbatas pada sektor daya dan mineral. Pemerintah sekarang mendorong ekspansi ke sektor pertanian dan perikanan.
"Hilirisasi tidak hanya di bagian daya dan mineral, tetapi juga diperluas ke sektor pertanian dan perikanan. Investasi di Indonesia insyaAllah semakin berbobot tambah, membuka lebih banyak lapangan kerja, serta menggerakkan industri nasional agar semakin kompetitif," terang Rosan.
(hrp/hns)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·