Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan upaya mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia dilakukan oleh semua pihak. Tak terkecuali oleh Kepolisian RI (Polri) dan juga Tentara Nasional Indonesia (TNI). Hal ini diungkapkan olehnya di depan para petani dan nelayan dalam aktivitas Puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan 2026 di Gorontalo.
Mulanya, dalam sambutannya pada aktivitas tersebut Prabowo menyampaikan penghargaan, rasa hormat, dan terima kasih kepada jejeran kabinet nan mengurus soal pangan. Mulai dari Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, hingga Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Setelahnya dia menekankan bahwa upaya menggenjot produktivitas pangan juga dibantu oleh TNI dan Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini juga sangat besar dibantu oleh menteri-menteri lain dan juga sangat dibantu oleh Panglima TNI, oleh Kapolri, oleh Kepala-Kepala Staf Angkatan," beber Prabowo dalam sambutan nan disiarkan virtual, Rabu (24/6/2026).
Lebih lanjut, dia mengatakan hanya di Indonesia ada polisi nan mengurus pertanian dan tentaranya terjun langsung ke sawah, bukan hanya medan perang.
"Hanya di Indonesia Polisi ngurus pertanian. Hanya di mungkin di Indonesia tentaranya sering ada di sawah. Hanya di Indonesia Angkatan Laut tanam kedelai. Hanya di Indonesia Angkatan Udara tanam tebu," beber Prabowo.
Tapi dia menekankan bahwa ini adalah jurus nan strategis untuk menggenjot swasembada pangan. Dia meyakini dengan langkah ini Indonesia bisa bangkit menjadi negara nan hebat.
"Tapi ini adalah strategis, ini adalah kenapa Indonesia bakal bangkit dengan dahsyat saudara-saudara sekalian. Kita bakal bangkit menjadi negara nan hebat," pungkasnya.
(hal/acd)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·