Prabowo Besok Pidato Kerangka Ekonomi Makro, Purbaya: Ini Sejarah!

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, buka bunyi soal rencana pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna di DPR Rabu (20/5/2026).

Dalam aktivitas tersebut, Prabowo bakal menyampaikan tentang Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027.

Purbaya juga mengaku tetap menanti isi dari pidato tersebut. Hingga saat ini, dia mengaku belum mengetahui isi pidato nan bakal disampaikan Prabowo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Justru itu. Kita tunggu Presiden ngomong. Masa gue kasih, gue bocorin? Saya nggak tahu, Presiden bakal ngomong sendiri," ungkap Purbaya dalam konvensi pers APBN KITA di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Namun begitu, Purbaya menyebut pidato tersebut bakal menjadi sejarah lantaran KEM-PPKF bakal disampaikan langsung oleh kepala negara. Menurutnya, keputusan menyampaikan KEM-PPKF sepenuhnya menjadi kewenangan Prabowo sebagai Presiden.

"Ini sejarah untuk pertama kali Presiden menyampaikan pidato KEM-PPKF. Nggak ada (alasan), kan bebas. Nggak ada hukumnya kan. Saya pikir nggak ada undang-undangnya kan. Suka-suka lah. Kebetulan Presiden mau ngomong ya nggak apa-apa. Saya sih senang, kenapa? Gue nggak ngomong," terang Purbaya.

Dalam pidato tersebut, Purbaya meyakini Prabowo bakal menyampaikan sejumlah program prioritas dalam RAPBN 2027. Karenanya, perihal tersebut lebih baik disampaikan langsung oleh Prabowo.

"Ada pesan-pesan krusial nan di KEM-PPKF, di mana di KEM-PPKF itu ada program-program unggulan Presiden. Jadi kudu dia nan ngomong, bukan saya," tutur Purbaya.

(ahi/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance