Potret Pemukiman Semi Permanen di Tengah Gemerlap Jakarta

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Foto Bisnis

Ari Saputra - detikFinance

Sabtu, 05 Sep 2026 13:30 WIB

Jakarta - Bangunan semi permanen berdiri di pinggiran BKB. Di belakangnya, gedung pencakar langit menjulang di tengah Ibu Kota.

Anak-anak bermain di depan gedung semi permanen di Tanah Abang, pinggiran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Jakarta, Sabtu (5/9/2026), dengan deretan gedung pencakar langit terlihat di belakangnya.

Anak-anak bermain di depan gedung semi permanen di Tanah Abang, pinggiran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Jakarta, Sabtu (5/9/2026), dengan deretan gedung pencakar langit terlihat di belakangnya.

Anak-anak bermain di depan gedung semi permanen di Tanah Abang, pinggiran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Jakarta, Sabtu (5/9/2026), dengan deretan gedung pencakar langit terlihat di belakangnya.


Kondisi tersebut menggambarkan kontras kehidupan masyarakat di tengah area perkotaan dengan gedung-gedung tinggi di Ibu Kota.

Anak-anak bermain di depan gedung semi permanen di Tanah Abang, pinggiran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Jakarta, Sabtu (5/9/2026), dengan deretan gedung pencakar langit terlihat di belakangnya.


Menurut laporan Bank Dunia nan dirilis April lalu, jumlah masyarakat miskin di Indonesia mencapai 64,2 persen dengan parameter US$8,30 per kapita per hari berasas Purchasing Power Parity (PPP) 2021.

Anak-anak bermain di depan gedung semi permanen di Tanah Abang, pinggiran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Jakarta, Sabtu (5/9/2026), dengan deretan gedung pencakar langit terlihat di belakangnya.


Sementara itu, info BPS mencatat jumlah masyarakat miskin pada Maret 2026 sebesar 8,07 persen alias sekitar 22,93 juta orang.

Anak-anak bermain di depan gedung semi permanen di Tanah Abang, pinggiran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Jakarta, Sabtu (5/9/2026), dengan deretan gedung pencakar langit terlihat di belakangnya.


BPS menggunakan parameter garis kemiskinan rumah tangga sebesar Rp3.091.866 per bulan dalam penghitungan tersebut.

Anda menyukai tulisan ini

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Belum ada komentar.

Jadilah nan pertama berkomentar di sini

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance