Potret BTN dan Gubernur Malut Bangun Rumah Layak Huni di Halmahera Barat

Sedang Trending 57 menit yang lalu

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BTN mengalokasikan support untuk pembangunan 32 unit rumah layak huni di Malut.

Penyerahan support Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (28/7). (Dok BTN)

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP Napitupulu berbareng Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda berinteraksi dan berpotret berbareng masyarakat usai penyerahan support Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Selasa (28/7/2026). (Dok BTN)

Penyerahan support Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (28/7). (Dok BTN)

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BTN mengalokasikan support untuk pembangunan 32 unit rumah layak huni sebagai corak komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Malut, serta mendorong pembangunan nan inklusif dan berkelanjutan. (Dok BTN)

Penyerahan support Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (28/7). (Dok BTN)

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Nixon LP Napitupulu, menegaskan komitmen penuh BTN untuk datang sebagai mitra strategis utama Pemerintah Provinsi Malut dalam mengawal pertumbuhan ekonomi nan melesat, mendigitalisasi jasa publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Dok BTN)

Penyerahan support Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (28/7). (Dok BTN)

Pernyataan tersebut disampaikan Nixon dalam kunjungan kerja resminya di Malut pada Selasa. Kehadiran ketua puncak BTN beserta rombongan disambut langsung oleh jejeran ketua Pemprov Maluku Utara, nan dipimpin oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe. (Dok BTN)

Penyerahan support Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (28/7). (Dok BTN)

Nixon menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi Malut nan berkembang pesat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia melalui hilirisasi industri dan investasi. Berdasarkan info Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Malut pada Triwulan I Tahun 2026 tercatat tumbuh sebesar 19,64% secara year-on-year (yoy), berada jauh di atas rata-rata nasional. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh sektor industri pengolahan nan melonjak hingga 37,09% serta peningkatan investasi alias Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 17,57%. (Dok BTN)

Penyerahan support Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (28/7). (Dok BTN)

Capaian tersebut merupakan kelanjutan dari rekor tahun 2025, di mana Malut mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia nan mencapai 34,17%, dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar nilai bertindak sebesar Rp133,6 triliun dan PDRB per kapita sekitar Rp97 juta. Seluruh momentum luar biasa ini didukung oleh kekayaan potensi wilayah seperti hilirisasi nikel, pertambangan emas dan tembaga, perikanan, perkebunan rempah, pariwisata bahari, hingga daya terbarukan nan menjadikan Malut sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur. (Dok BTN)

Penyerahan support Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (28/7). (Dok BTN)

Sebagai bentuk nyata Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat di Malut, BTN secara simbolis menyerahkan support nan dialokasikan untuk pembangunan 32 unit Rumah Layak Huni di area Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat (wilayah Domato). BTN meyakini bahwa rumah mempunyai makna nan mendalam—bukan sekadar gedung fisik, melainkan ruang tempat tumbuhnya keluarga, tempat anak-anak belajar, serta fondasi lahirnya generasi masa depan. (Dok BTN)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News