Bali, CNN Indonesia --
Gubernur Bali, Wayan Koster menyatakan abdi negara penegak norma saat ini sudah menangani peristiwa terduga pelaku pencurian ayam berinisial KD nan tewas lantaran dikeroyok massa di Kabupaten Tabanan, Bali.
Gubernur Koster mengatakan saat ini sudah ada lima tersangka nan diproses Polda Bali.
"Yang lima orang sudah diproses oleh kepolisian," kata Koster usai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forkompinda Bali, di Gedung Kertha Sabha di Denpasar, Bali, Selasa (28/7) sore.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koster meminta penduduk di Bali menjaga situasi desa masing-masing. Ia menekankan pencegahan terjadinya kejahatan tidak perlu terlalu reaktif dan kudu menjaga nilai kemanusiaan.
"Iya semua kudu menjaga situasi di masing-masing desa, tidak perlu terlalu reaktif menurut saya, bahwa itu melakukan tindakan pencurian, iya. Tapi tentu saja kemanusiaan itu kudu dijaga lebih dulu," ujarnya.
Ia pun menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan pemerintah wilayah (Pemda) Buleleng, sudah melakukan upaya untuk membantu family korban KD.
Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya sementara itu mengatakan kasus tersebut saat ini tetap dalam penanganan pihak kepolisian.
"Sekarang tetap dalam penanganan polisi. Sudah lima orang diamankan untuk proses lebih lanjut. Itu bisa berkembang, intinya kita mencari dan mengumpulkan peralatan bukti untuk membuktikan bahwa terjadi perbuatan pengeroyokan nan menyebabkan mati, itu saja," ujarnya.
Sebelumnya, kepolisian Polres Tabanan, Bali, telah menetapkan lima orang tersangka, dalam kasus pengeroyokan seorang laki-laki berinisial KD nan melakukan pencurian ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.
Kelima tersangka masing-masing berinisial MJ, WS, KB, ML, dan ND. Peristiwa itu, terjadi pada Jumat (24/7). Korban berinisial KD dihakimi massa hingga tewas usai terpergok diduga mencuri ayam aduan.
Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati mengatakan, polisi saat ini menangani dua perkara sekaligus, ialah dugaan tindak pidana pencurian nan ditangani Polsek Baturiti serta dugaan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum nan mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Penanganan perkara tersebut dilakukan secara ahli oleh Polres Tabanan dengan support Ditreskrimum Polda Bali," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/7).
(kdf/gil)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·