Potensi yang Akan Dihadapi Divisi Lintas Udara ke-82 AS di Tanah Persia

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

loading...

Divisi Lintas Udara ke-82 AS Siap hadapi kegananasan Tanah Persia. FOTO/VIET

TEHERAN - Dengan pasukan elit AS nan semakin mendekati Timur Tengah, skenario perebutan sasaran strategis seperti Iran secara berjenjang muncul, penuh dengan akibat nan tak terduga.

Dunia menghadapi akibat eskalasi bentrok seiring dengan pengerahan pasukan AS dari Divisi Lintas Udara ke-82 ke Timur Tengah. Sekitar 3.000 pasukan terjun payung dan lebih dari 5.000 Marinir dikerahkan, secara resmi untuk "mempersiapkan pertempuran darat."

Divisi Lintas Udara ke-82 bukan hanya unit militer , tetapi juga simbol kekuatan Amerika. Dibentuk selama Perang Dunia I, unit ini telah bertempur di banyak medan perang besar, dari Eropa hingga Timur Tengah.

Selama Perang Dunia II, unit ini berperan-serta dalam serangkaian kampanye besar seperti Normandia, Ardennes, dan Market Garden.

Namun, kegagalan di Belanda menunjukkan bahwa apalagi pasukan elit pun dapat bayar mahal jika mereka salah menilai musuh.

Saat ini, Divisi Lintas Udara ke-82, nan bermarkas di Fort Bragg, bekerja sebagai pasukan respons sigap AS. Prinsip intinya adalah "18 jam"—siap dikerahkan ke titik bentrok mana pun di dunia.

Divisi ini terdiri dari sekitar 18.000-20.000 pasukan, termasuk tiga brigade tempur, satu brigade udara, satu brigade artileri, dan satu brigade logistik. Setiap brigade terdiri dari sekitar 3.800-4.200 pasukan, cukup untuk operasi tempur independen pada fase awal.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews