Polsek Penjaringan Dikirimi Papan Bunga Usai Tangkap Penculik Lansia

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Polsek Penjaringan, Jakarta Utara dikirim papan kembang puji penangkapan pelaku percobaan penculikan. Foto: Dok. Istimewa

Polsek Penjaringan mendapat papan kembang setelah pihaknya mengungkap kasus percobaan penculikan lansia laki-laki berinisial GH (70) di area Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Otak penculikan ini berinisial CW (31). Ia merupakan mantan kekasih anak korban berinisial CKH.

Tampak papan kembang diletakkan di depan Polsek Penjaringan, Jakarta Utara. Dalam papan kembang itu, terdapat tulisan ucapan terima kasih untuk kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Sampson Sosa Hutapea, mengaku tidak mengetahui siapa pengirim papan kembang tersebut.

"Nggak tahu," kata Sampson kepada kumparan, Minggu (21/6).

Polsek Penjaringan, Jakarta Utara dikirimi papan kembang puji penangkapan pelaku percobaan penculikan. Foto: Dok. Istimewa

Sampson menyebut ada dua karangan kembang di depan kantornya.

Ia menambahkan, pihaknya bakal mengembangkan kasus ini mengenai dugaan adanya korban lain dengan modus nan sama.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Sampson Sosa Hutapea. Foto: Dok. Istimewa

"Kami bakal mendalami dan mengembangkan kasus ini. Jika memang ada korban lain, silakan melapor ke Polsek Metro Penjaringan," ucapnya.

Mantan Kekasih Anak Korban Jadi Otak Percobaan Penculikan Lansia di PIK

Tersangka utama nan juga merupakan otak percobaan penculikan ini berinisial CW (31). Ia merupakan mantan kekasih anak korban berinisial CKH (perempuan).

Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agta Bhuwana Putra menjelaskan, CW diduga menjadi otak tindakan percobaan penculikan nan terjadi di Jalan Camar Permai, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada 16 April 2026. Dalam menjalankan aksinya, CW dibantu rekannya berinisial FAP, laki-laki (26).

"Saudara CW nan merupakan mantan pacar dari anak korban. nan berkepentingan mengakui tindakan percobaan penculikan dan penganiayaan tersebut dilakukan berbareng satu pelaku lain berjulukan FAP, nan juga sudah kami amankan," kata Agta saat konvensi pers di Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (15/6).

Berdasarkan hasil penyelidikan, korban saat itu sedang melangkah pagi sekitar pukul 06.15 WIB. Ketika melintas di area Camar Permai, sebuah mobil Toyota Fortuner putih menghampirinya dari arah belakang.

Polisi menyebut FAP kemudian keluar dari bangku belakang mobil dan berupaya menangkap serta menarik korban ke dalam kendaraan. Korban melawan sembari berteriak meminta pertolongan hingga terjatuh. Pelaku sempat menyeret korban sebelum akhirnya membatalkan aksinya dan melarikan diri lantaran teriakan korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian lengan, jari, dan siku serta mengalami trauma dan ketakutan.

Dari hasil penyelidikan melalui rekaman CCTV, polisi sukses mengidentifikasi mobil Toyota Fortuner nan digunakan pelaku. Kendaraan itu sempat berganti pelat nomor setelah meninggalkan letak kejadian.

Polisi kemudian menemukan kendaraan tersebut di area Cikarang, Bekasi, dan mengamankan CW. Dari pengembangan pemeriksaan, polisi juga menangkap FAP di sebuah tempat kebugaran di Apartemen Gold Coast, PIK.

Selain kendaraan nan digunakan dalam tindakan tersebut, polisi turut menyita sejumlah peralatan bukti berupa rekaman CCTV, kartu duit elektronik, telepon genggam, obeng, dan busana nan dikenakan para tersangka saat beraksi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan