
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir (Foto: Dok Okezone)
JAKARTA - Polri bakal memberikan pengamanan dan penjagaan dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Namun, polisi juga meminta kepada massa untuk menghormati penduduk nan tidak ikut dalam demonstrasi.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengungkapkan menjaga ruang publik berfaedah menjaga keseimbangan antara kewenangan setiap penduduk negara dan kepentingan masyarakat secara menyeluruh.
“Ada nan bekerja, menjalankan aktivitas ekonomi, menempuh pendidikan, memperoleh pelayanan pemerintahan, dan ada pula nan menggunakan ruang publik untuk menyampaikan pendapat. Semua mempunyai kewenangan nan kudu kita hormati bersama,” kata Isir.
Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari kehidupan kerakyatan nan dilindungi dan kudu dihormati. Namun, dalam pelaksanaannya, seluruh pihak juga perlu mempunyai kesadaran bahwa ruang publik digunakan secara bersama-sama oleh masyarakat dengan beragam kebutuhan.
Karena itu, diperlukan sikap saling menghargai dan saling memahami agar penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan kewenangan masyarakat lainnya untuk tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Pada prinsipnya, semua mau ruang publik nan nyaman, aman, dan tertib. Karena itu, diperlukan kesadaran berbareng untuk menjaga harmonisasi. Hak untuk menyampaikan pendapat kudu tetap dihormati, demikian pula kewenangan masyarakat lainnya untuk bekerja, belajar, berusaha, mendapatkan pelayanan, dan menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Isir.
Isir menegaskan, Polri mempunyai tanggung jawab untuk menjaga seluruh kepentingan tersebut agar dapat melangkah secara seimbang. Kehadiran Polri di ruang publik bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat.
49 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·