Polri Kirim 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa di NTT

Sedang Trending 55 menit yang lalu
Tim penyelamat dan sukarelawan membantu menemukan korban selamat di reruntuhan gedung nan runtuh di Caraballeda, negara bagian La Guaira, Venezuela, Kamis (30/7/2026). Foto: Miguel Medina/AFP

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerbangkan 21 personel Direktorat Kepolisian Satwa (Ditpolsatwa) Baharkam Polri beserta 10 ekor anjing pencari (K9) menuju Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengiriman ini dilakukan untuk mempercepat proses pemindahan dan pencarian korban terdampak musibah alam di wilayah tersebut.

Karopenmas Divhumas Polri Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan keberangkatan tim K9 ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan berkepanjangan atas pengarahan langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Tim diterbangkan langsung melalui Mako Polisi Udara Korpolairud, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

"Pagi ini kami berangkatkan kembali kelengkapan personel unik kompetensi SAR dari Direktorat Polsatwa. Kita berangkatkan 21 personel Ditpolsatwa dan 10 ekor K9 dengan kompetensi pencarian korban," ujar Trunoyudo di Mako Poludara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Minggu (16/8).

Trunoyudo menjelaskan, setibanya di titik mendarat Bandara Labuan Bajo, pergerakan tim bakal dikoordinasikan oleh Polda NTT untuk disebar ke wilayah-wilayah terdampak. Ada tiga wilayah nan menjadi prioritas utama pencarian korban.

"Terutama ada beberapa wilayah nan perlu dilakukan langkah-langkah mitigasi dan pencarian korban, ialah di Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur," jelasnya.

Menurut Trunoyudo, aspek kecepatan menjadi aspek kunci dalam penanganan tanggap darurat musibah saat ini. Kemampuan spesifik anjing pencari K9 sangat dibutuhkan untuk mengendus keberadaan korban nan tertimbun material maupun nan berada di medan susah dijangkau.

"Karena kecepatan paling utama. Pencarian ini sangat-sangat dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di sana. nan paling utama adalah Polri gimana memberikan pemindahan pengamanan bagi korban-korban nan tetap selamat," tegasnya.

Ilustrasi polisi Unit K-9 menyiapkan anjing pencari Gizi (kiri) dan Jesy (kanan). Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto

Pemberangkatan tim Polsatwa dan K9 ini melengkapi 137 personel SAR Brimob (Danpas Pelopor), tim medis lapangan, serta logistik nan telah diberangkatkan sebelumnya. Polri memastikan pemetaan kebutuhan logistik dan personel di lapangan bakal terus diperbarui secara berkelanjutan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan