Polisi Ungkap 2 Kasus yang Jerat Vicky Prasetyo, Satu Naik Penyidikan

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Metro Jaya menjelaskan perkembangan penanganan dua laporan ke polisi nan menyeret presenter Vicky Prasetyo, ialah mengenai dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, hingga dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Menurut Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, saat ini interogator tetap menangani dua laporan berbeda terhadap Vicky.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi mengenai dengan kerabat VP ini ada dua laporan," kata Onkoseno di Polda Metro Jaya, Jumat (31/7), dilansir Detikhot.

Laporan pertama diajukan oleh pelapor berinisial RAS. Dalam laporan tersebut, Vicky dilaporkan atas dugaan penipuan dan alias penggelapan. Onkoseno menyebut, interogator sudah memeriksa sejumlah saksi dalam perkara itu.

"Dan saat ini interogator tetap memproses perkara tersebut. Sudah ada saksi-saksi nan diperiksa. Perkara nan laporan kerabat RAS ini sudah masuk di tahap penyidikan," ujar Onkoseno.

Berdasarkan info nan dihimpun pihak kepolisian, laporan RAS juga turut memuat dugaan TPPU. Nilai kerugian dalam perkara tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.

Adapun laporan kedua diterima Polda Metro Jaya pada Juli 2026 dengan pelapor berinisial TA. Dugaan nan dilaporkan dalam kasus ini juga serupa, ialah penipuan dan alias penggelapan.

"Nah, untuk laporan nan kedua, ialah laporan di bulan Juli 2026, ini pelapornya adalah kerabat TA. Dugaan laporannya juga sama, ialah mengenai dugaan pidana penipuan dan alias penggelapan," kata Onkoseno.

Untuk laporan kedua tersebut, interogator tetap melakukan pendalaman terhadap unsur dugaan tindak pidana nan dilaporkan. Hingga kini, proses norma atas dua laporan itu tetap melangkah di Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Vicky memang dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan, penggelapan, dan dugaan TPPU. Dari dua laporan nan masuk, satu kasus sudah naik ke tahap penyidikan, sementara satu laporan lainnya tetap dalam proses penyelidikan.

(rti)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional