Polisi Total Geledah 12 Lokasi dari Cipete-Sentul soal Kasus Batu Bara

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Kortastipidkor Polri menggeledah total 12 letak mengenai penanganan kasus korupsi hingga tindak pidana pencucian duit (TPPU) dari Cipete di Jakarta Selatan hingga Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/7).

"Penggeledahan dilakukan di 12 lokasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di letak penggeledahan di Cipete, Jaksel, Rabu malam.

Belasan letak itu ialah PT CBS, Cengkareng Timur, Jakarta Barat; PT CBS (Kantor Pusat), Penjaringan, Jakarta Utara; PT KNI, Petojo Selatan, Jakarta Pusat; rumah kerabat MN, Serpong Utara, Tangerang Selatan; kafe de'Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian Koin Money Changer, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, rumah kerabat TK, Mega Kuningan, Jakarta Selatan; Kantor/Grup DMG / CP, Kuningan, Jakarta Selatan; PT PML, Karet Kuningan, Jakarta Selatan; rumah kerabat DR, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan; rumah saudari MILDK, Apartement Pacific Place dan sebuah rumah di Sentul, Kabupaten Bogor.

Diketahui dari penggeledahan di kafe dan money changer di Cipete, polisi menyita peralatan bukti berupa duit senilai total Rp67,2 miliar. Uang total senilai puluhan miliar rupiah nan disita itu terdiri dari pecahan rupiah, dolar Amerika Serikat, dan dolar Singapura.

"Untuk duit nan kita sita SGD3.130.000 dalam corak [pecahan] SGD100. Kemudian nan US$889.965. Kemudian duit tunai rupiah Rp259.159.000. Kemudian kita konversi dalam corak rupiah kira-kira nyaris Rp60 miliar. Ini di letak de'Clan," kata Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto di letak penggeledahan di Cipete pada Rabu malam.

"Kemudian di Money Changer, ada 71 item peralatan bukti, kemudian ada 16 duit asing, total sekitar Rp7,2 miliar," sambungnya

Selain itu, dalam penggeledahan tersebut polisi juga menyita sejumlah arsip dan beberapa peralatan elektronik untuk selanjutnya dilakukan pendalaman.

Sementara itu, dalam penggeledahan di sebuah rumah di Sentul, polisi kembali menemukan satu brankas besar tersembunyi di kembali panel kayu nan diduga mengenai dengan kasus korupsi dan TPPU yang sama.

Pada rekaman video nan diterima CNNIndonesia.com, brankas besar itu tersembunyi di dalam tembok nan telah dilapisi kompartemen alias tembok berpanel kayu.

Dikonfirmasi terpisah mengenai rekaman video tersebut, Kombes Budi membenarkan adanya temuan brankas besar dalam penggeledahan di Sentul. Kendati demikian, dia tidak mengungkap lebih jauh ihwal letak brankas itu.

"Ini bagian dari aktivitas penggeledahan nan dilakukan tim gabungan," ujarnya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu malam ini. 

Terpisah, Totok pun mengonfirmasi soal temuan brankas dalam penggeledahan sebuah rumah di Sentul itu.

"Betul," katanya saat dikonfirmasi tanpa menjelaskan lebih lanjut lagi.

Sebelumnya, Totok menerangkan total ada tiga perkara nan ditangani berbareng Polda Metro Jaya dengan mekanisme joint investigation.

"Penanganan perkara korupsi dan pencucian duit pada proses penanganan norma terhadap perkara PLN BB, kemudian Asabri tahun 2020 sampai 2025, dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020-2025," ucap dia.

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Macbon menyampaikan penanganan perkara ini berasal dari dua laporan polisi nan diterima.

Laporan pertama mengenai dugaan tindak pidana korupsi dan alias TPPU dalam proses penanganan norma oleh oknum pegawai negeri alias oknum penyelenggara negara dalam perkara PT Asabri (Persero) dan alias Asuransi Jiwasraya nan terjadi pada kurun waktu tahun 2020- 2025.

Lalu laporan kedua mengenai dugaan tindak pidana korupsi dan alias TPPU dalam proses penyelesaian utang alias tanggungjawab PT CBS kepada PT KNI oleh pegawai negeri alias penyelenggara negara nan terjadi pada kurun waktu 2020-2025.

(dis/tfq/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional