Polisi Tangkap 7 Tersangka Pengeroyokan Maut Prada Arif

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan Foto: Dok. Istimewa

Pihak kepolisian menangkap tujuh tersangka dalam kasus pembunuhan personil TNI AD, Arif Budi Sampurna (ABS), nan jasadnya ditemukan di wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Sementara itu, dua orang lainnya nan diduga terlibat tetap dalam pengejaran.

Tujuh tersangka nan telah diamankan masing-masing berinisial EYR namalain EO (21), BR namalain CL (36), RRGB namalain RN (22), MKN namalain RL (27), AEL namalain ER (22), SS namalain EM (39), dan FNK namalain SM (26).

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, mengatakan para tersangka mempunyai peran berbeda dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil investigasi dan rekaman CCTV, polisi membagi peran mereka ke dalam empat klaster.

“Dari tujuh tersangka, kita membagi di empat klaster. Ada klaster nan mengejar, nan memukul, nan mengejar memukul dan mencuri handphone korban dan nan terakhir adalah klaster nan menusuk,” kata Wira dalam konvensi pers di Mapolres Tangsel, Jumat, (24/7).

Tersangka BR dan MKN diketahui berkedudukan mengejar korban. Sementara FNK, RRGB, dan AEL berkedudukan mengejar serta memukul korban.

Kemudian, tersangka SS berkedudukan mengejar, memukul, dan mengambil handphone korban. Adapun EYR diduga mengejar, memukul, hingga menusuk korban sebanyak 10 kali.

“Dari hasil penyidikan, kami menduga ada dua terduga pelaku nan tetap kita lakukan pengejaran dan pengembangan,” ungkap Wira.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah peralatan bukti, di antaranya satu bilah pisau bergagang kayu warna cokelat serta busana nan digunakan para tersangka.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 458 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 262 ayat (4) KUHP tentang pengeroyokan, dan Pasal 466 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan.

Sebelumnya, TNI menyebut Prada Arif Budi Sampurna tewas akibat dikeroyok dan ditusuk oleh sekelompok orang di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto mengatakan, dari hasil investigasi awal terdapat sembilan orang nan diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut, sementara delapan orang lainnya nan sempat diperiksa telah dibebaskan lantaran tidak terbukti terlibat.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan