Polisi menangkap empat orang nan diduga terlibat dalam kasus tewasnya dua remaja nan ditemukan di selokan pinggir Jalan Mustikajaya, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jumat, (19/6).
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan keempat terduga pelaku diamankan pada hari nan sama setelah penemuan jasad korban.
"Ini ada dua orang nan meninggal dunia. Tapi alhamdulillah, kita sudah bisa mengamankan ada empat orang nan diduga sebagai pelaku," kata Kusumo, Sabtu (20/6).
Hingga kini, interogator belum dapat memastikan apakah peristiwa itu berangkaian dengan tindakan pemalak alias tawuran.
"(Begal alias tawuran), ini tetap kita pelajari, ya. nan jelas, ada luka penganiayaan pada korban," ujarnya.
Kusumo menjelaskan, polisi menerima laporan penemuan dua korban sekitar pukul 04.00 WIB. Kedua korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan tetap berumur remaja.
"Korban remaja, usia 19 dan 17 tahun. Para jenazah korban tetap di rumah sakit," ucap Kusumo.
Saat ini kedua jenazah tetap berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses autopsi.
Dalam penyelidikan awal, polisi memperoleh keterangan bahwa kedua korban sebelumnya mengendarai sepeda motor.
Mereka diduga terjatuh setelah menabrak trotoar di sekitar letak kejadian.
"Tapi di letak tidak ada nan memandang terjadinya tindakan tawuran di situ. Namun, bahwasanya terjadi seperti penganiayaan, dugaannya seperti itu," katanya.
Menurut keterangan saksi, setelah korban terjatuh, sejumlah orang diduga menghampiri dan melakukan penyerangan.
"Korban ini terjatuh di sekitar selokan. Berarti kan ini ada indikasi mereka menabrak trotoar terlebih dahulu. Setelah itu ada pelaku nan menghampiri, terus kemudian korban meninggal dunia," tuturnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi belum menemukan peralatan bukti berupa senjata tajam nan diduga digunakan dalam peristiwa tersebut. Namun, kendaraan milik korban telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
"Senjata tajam belum (ditemukan) di TKP. (Kendaraan korban) motornya sudah kita amankan, sudah ada," ucap dia.
Meski demikian, polisi tetap mendalami motif di kembali kejadian tersebut. Keempat terduga pelaku tetap menjalani pemeriksaan.
"Untuk motifnya, tetap kami pelajari," pungkasnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·