Polisi Selidiki Penggunaan Bom Ikan Terkait Ledakan Maut di Pandeglang

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Seorang nelayan berinisial MA tewas setelah peledak ikan nan dirakitnya meledak di rumahnya, Kampung Cisarua, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Polda Banten pun menyinggung dugaan penggunaan bom ikan oleh nelayan di wilayah tersebut.

"Umumnya, masyarakat di sana adalah nelayan. Untuk aktivitas masyarakat apakah menggunakan peledak ikan, tetap kami dalami," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea, Kamis (27/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polda Banten menyebut penggunaan peledak ikan oleh nelayan di wilayah tersebut bukan kali pertama terjadi. Polisi menyebut, terdapat salah satu nelayan asal wilayah tersebut nan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) mengenai kasus peledak ikan.

"Ada DPO Polres Pandeglang dengan kasus nan sama, peledak ikan, berdomisili di sekitar TKP (ledakan)," katanya.

Maruli menyebut, masyarakat nan membikin alias menggunakan peledak ikan dapat dipidana. Ia mengatakan, ancaman maksimal balasan dalam kasus tersebut adalah enam tahun penjara.

"Kita bakal menerapkan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Pelaku pengeboman ikan diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp 1,2 miliar," katanya.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar tidak meracik maupun menggunakan bahan peledak untuk menangkap ikan.

"Selain dapat merusak lingkungan, penggunaan bahan peledak juga dapat membahayakan keselamatan. Ingat, satu tindakan nan tidak tepat dapat membahayakan diri sendiri, keluarga, maupun orang lain di sekitar. Keselamatan kudu menjadi prioritas utama," katanya.

Diketahui, peledak ikan meledak di rumah MA pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, MA tewas, sedangkan istrinya, IY, mengalami luka berat.

"Akibat kejadian tersebut, dua rumah di sekitar letak mengalami kerusakan. MA meninggal dunia, sementara IY mengalami luka berat dan saat ini dirawat di RS Panimbang Pandeglang," ujarnya.

(aik/dek)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑