ilustrasi unsur etomidate.(MI)
SATUAN Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Sumatera Utara, menyelidiki jaringan peredaran cairan rokok elektrik (liquid vape) nan mengandung etomidate di Kota Medan.
"Penyidik tetap memburu seorang terduga pelaku lain nan diduga mempunyai peran serupa," kata Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha di Medan, Selasa (28/7).
Rafli mengatakan penyelidikan tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan seorang mahasiswa nan diduga terlibat dalam peredaran rokok elektrik nan mengandung etomidate.
Penangkapan dilakukan di sebuah rumah kos di Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, pada 20 Juli 2026, setelah polisi menerima info dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika di letak tersebut.
"Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus peredaran rokok elektrik nan diduga mengandung etomidate nan sebelumnya sukses diungkap di Kota Medan," ujarnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tersangka diduga merupakan bagian dari jaringan peredaran narkotika lintas provinsi.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah menjalankan aktivitas tersebut selama sekitar dua bulan dan telah delapan kali melakukan transaksi nan menyasar kalangan mahasiswa.
Rafli mengatakan interogator juga tetap memburu seorang terduga pelaku lain nan diduga mempunyai peran serupa. Keberadaan pelaku tersebut terdeteksi berada di Provinsi Aceh.
"Asal peralatan tersebut tetap kami dalami, namun diduga dipasok dari Malaysia," katanya. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·