Polisi Sebut TPA Waringinkurung yang Terbakar Sudah Ditutup Sejak 2025

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Serang -

Kapolsek Waringinkurung Iptu Hari Purwanto mengatakan, letak kebakaran di Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, merupakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sementara nan sudah ditutup operasinya pada 2025. Kondisi TPA, kata Hari, sudah dipenuhi ilalang.

"Pada tahun 2025 pun sudah kami menindaklanjuti bahwasanya jangan ada aktivitas pembuangan sampah di situ lagi. Nah, maka dari tahun 2025 tempat sampah itu sudah tidak beroperasi, lantaran Pemkab Serang sudah diizinkan untuk pindah ke (TPA) Cilowong," kata Hari menceritakan sejarah TPA Waringinkurung, Minggu (30/8/2026).

Hari menyebut, lahan di Waringinkurung merupakan aset milik Pemkot Serang nan dijadikan TPA Sementara oleh Pemkab Serang, lantaran belum mempunyai tempat pembuangan sampah, sejak tahun 2020. Lokasi tersebut ditutup operasinya sejak 2025 setelah Pemkab Serang diizinkan membuang sampah di TPA Cilowong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan di tahun 2026 awal, itu pihak Kabupaten Serang dengan Kota Serang sudah mengadakan MoU, bahwasanya Kabupaten Serang sudah boleh membuang sampah di TPA Cilowong nan ada di Gunungsari," kata Hari.

Hari menyebut pihaknya sekarang menyelidiki dugaan oknum nan sengaja membuang sampah ke lokasi, meski sudah ditutup operasinya. Pemilik lahan dan pemerintah setempat dimintai keterangan.

Sejak penutupan operasional TPA Waringinkurung, ilalang tumbuh menutupi gunungan sampah. Hingga akhirnya terbakar beberapa hari lalu.

"Betul, lantaran kebakaran kemarin pun bermulanya dari ilalang. Begitu ilalang menyala, akhirnya sampah nan lama itu terbakar lah. Nah rupanya sampahnya itu sungguh luar biasa banyak, ya. Jadi nan terbakar saat ini bukan ilalangnya, tapi sisa sampah nan tahun-tahun lampau tertumpuk," ujarnya.

Walaupun kemarin kita temui tetap ada beberapa sampah baru, itu malah tidak terbakar, gitu. Malah nan kering nan terbakar, nan sudah lama.

Hari menyebut, saat ini pihaknya menyelidiki dugaan adanya oknum nan membuang sampah di letak meski sudah ditutup operasinya. Sejumlah pihak dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Ini sedang kami tindak lanjuti, lantaran perintah ketua pun silakan diselidiki. Kita khawatir, setelah sudah kita tutup di tahun 2025 lalu, tapi tetap ada oknum nan membuang sampah di situ. Kita juga cemas dimanfaatkan alias dikomersilkan," kata Hari.

Diberitakan sebelumnya, petugas campuran tetap melakukan penanganan kebakaran di tempat pembuangan sampah Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten. Ada empat unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit perangkat berat nan dikerahkan ke lokasi.

"Kalau untuk kondisi terkini saat ini, jika untuk api nan sifatnya besar itu dipastikan tidak ada. Hanya asap nan belum habis, lantaran api itu ada di bawah permukaan sampahnya, di bawah tumpukan, jadi susah dipadamkan," kata Kapolsek Waringinkurung Iptu Hari Purwanto saat dihubungi Minggu (30/8/2026).

"Untuk upaya penanganan, kami sudah koordinasi dengan Muspika bahwasanya kita butuh perangkat berat, dan alhamdulillah perangkat berat hari ini sudah turun. Hari ini sudah diturunkan satu ekskavator dan dari pihak ekskavator sudah koordinasi dengan damkar," imbuhnya.

(sol/dwr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑