Polisi Gerebek Sarang Narkoba di Rama Plaza Bekasi, 9 Orang Ditangkap

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota menggerebek sarang narkoba nan berlokasi area Rama Plaza, Kota Bekasi, Selasa (13/10).

Operasi tersebut menyasar dua rumah nan berdekatan di wilayah Pondok Gede dan Pondok Melati. Dalam operasi itu, polisi mengamankan sembilan orang beserta 12 paket diduga narkotika jenis sabu.

Kasat Resnarkoba Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Untung Riswaji menerangkan penindakan berasal dari info masyarakat mengenai dugaan transaksi dan penyalahgunaan narkotika di area tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Informasi masyarakat menjadi dasar krusial bagi kami untuk melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan pendalaman, personil melaksanakan penindakan secara terukur dengan tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan di lokasi," kata Untung dalam keterangannya, Rabu (14/10).

Penggerebekan dimulai sekitar pukul 17.00 WIB dengan mengamankan tujuh orang di depan rumah. Sepuluh menit kemudian, petugas menangkap MST namalain Paman di sebuah rumah dan menemukan sembilan paket diduga sabu.

Kemudian pada pukul 17.30 WIB, polisi kembali mengamankan YBR namalain Macan di rumah lain nan berdekatan dengan peralatan bukti tiga paket diduga sabu.

"Keduanya diduga berkedudukan sebagai pengedar narkotika," ujar Untung.

Selain paket narkotika, petugas juga menyita sejumlah telepon genggam, perangkat isap sabu, tiga timbangan elektronik, duit tunai Rp1,35 juta nan diduga hasil penjualan narkotika, serta satu unit airsoft gun.

Menurut Untung, pihaknya juga langsung melakukan tes urine terhadap sembilan orang nan diamankan. Hasil tes urine menunjukkan bahwa kedua terduga pengedar dan empat orang lainnya positif metamfetamin, sementara tiga orang hasil negatif.

"Empat orang nan terindikasi sebagai pengguna bakal menjalani asesmen untuk menentukan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, terhadap dua orang nan diduga sebagai pengedar, kami melanjutkan proses investigasi dan menelusuri asal peralatan serta jaringan peredarannya," katanya.

Untung menuturkan pihaknya juga bakal mengirim peralatan bukti narkotika ke Laboratorium Forensik Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Untung menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan peredaran narkotika sekaligus penanganan terhadap penyalahgunaan.

"Pemulihan bagi pengguna sesuai hasil asesmen. Kami juga membujuk masyarakat terus berkedudukan aktif memberikan info agar lingkungan tempat tinggal terbebas dari aktivitas peredaran narkotika," ujarnya.

(dis/fra)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑