Polisi telah menangkap total 4 orang dalam kasus perampokan nan menewaskan seorang lansia berjulukan Dumaris Denny Waty Sitio (60 tahun) di area Pekanbaru, Riau.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Muharman Arta, menjelaskan keempat pelaku ditangkap pada letak nan berbeda-beda. Penangkapan dilakukan oleh tim campuran dari Polda Riau dan Polresta Pekanbaru.
"Tim campuran Resmob Jatanras Polda Riau dan Sat Reskrim Polresta Pekanbaru sukses menangkap empat pelaku kasus curas nan menyebabkan seorang wanita meninggal bumi di Rumbai, Pekanbaru," ujar Muharman dalam keterangannya, Sabtu (2/5).
"Dua pelaku ditangkap di Aceh Tengah dan dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatera Utara," sambungnya.
Namun, dia belum menjelaskan lebih rinci soal identitas para pelaku. Polisi bakal mengungkap kasus ini ke publik dalam konvensi pers nan bakal digelar dalam waktu dekat.
"Besok siang bakal ada bertemu pers mengenai perincian pengungkapan kasusnya," ucapnya.
Adapun perampokan sadis ini terjadi pada Rabu (29/4) lalu. Dari rekaman CCTV di dalam rumah korban berdurasi 8 menit 39 detik, terlihat para pelaku diduga telah merencanakan aksinya.
Dalam video tersebut, tampak sebuah balok kayu sudah dipersiapkan dan dibawa dari luar, nan kemudian digunakan untuk menganiaya korban.
Hasil autopsi mengungkapkan bahwa korban meninggal bumi akibat pukulan barang tumpul di bagian kepala. Luka tersebut menyebabkan pendarahan di otak hingga berujung pada kegagalan kegunaan vital.
Selain itu, para pelaku juga diduga menggasak peralatan berbobot milik korban. Mulai dari cincin kawin seberat 12 gram, cincin emas sekitar 10 gram, duit SGD 400, satu unit handphone Samsung A55 5G, serta perangkat elektronik berupa musik box dan speaker.
Anak Korban Diamankan
Sebelumnya, polisi menyatakan telah mengamankan anak korban nan berinisial A. Meski begitu, belum diketahui status dan perannya.
"Anak dari korban langsung kita amankan berbareng tim campuran dari Polresta Pekanbaru," kata Kanit Reskrim Polsek Rumbai, Iptu Dodi Vivino, Jumat (1/5).
Selain itu, polisi juga telah mengamankan 2 orang lainnya.
"Selain anak korban nan berinisial A, kami juga mengamankan dua laki-laki lainnya ialah RAT dan WAH," ujarnya.
Polisi belum menjelaskan argumen ketiga orang itu diamankan. Namun, dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku tak tahu keberadaan AT, sosok nan disebut-sebut merupakan pelaku utama dalam kasus ini.
"Motif dan argumen para pelaku menghabisi nyawa korban tetap dalam pendalaman. Kami terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi," ungkapnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·