Polda Sumbar Segera Gelar Sidang Etik AKBP F Terduga Pelecehan Polwan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Padang, CNN Indonesia --

Proses norma terhadap polisi berpangkat AKBP dengan inisial F selaku terduga pelaku pelecahan dan kekerasan seksual terhadap bawahannya seorang polwan berkedudukan Brigadir tetap terus dilakukan Polda Sumatera Barat (Sumbar).

Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy memastikan sidang etik terhadap oknum perwira tersebut bakal segera digelar.

"Saat ini tetap dalam proses. Dalam waktu dekat bakal segera kita sidangkan untuk mendapatkan kepastian kepada nan bersangkutan," kata Djati usai agenda "Duduak Basamo" dengan wartawan di Padang, Selasa (5/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Djati, hingga sekarang pemeriksaan terhadap terduga pelaku tetap terus melangkah sesuai prosedur nan berlaku.

Selain proses etik, Polda Sumbar juga membuka kesempatan untuk melanjutkan perkara ke ranah pidana andaikan ditemukan bukti baru.

Djati mengatakan pihaknya telah menerima permintaan dari tim pendamping korban dari LBH Padang agar kasus tersebut dibuka kembali.

"Kami layani permintaan LBH. Apabila memang ada bukti-bukti baru nan bisa dijadikan dasar, tentu bakal kita teruskan kasus ini untuk diproses secara norma pidana," ujarnya.

Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes

Ia menegaskan sejak kasus tersebut mencuat ke publik, Polda Sumbar langsung mengambil langkah tegas dengan membatalkan pelantikan terduga pelaku sebagai Kabiddokkes Polda Sumbar.

"Setelah info itu muncul di media, kami langsung melakukan tindakan tegas. Pejabat nan mendapatkan kedudukan sebagai Kabiddokkes tidak kami lantik, kemudian saya usulkan kepada Mabes Polri untuk mencari penggantinya," katanya.

Djati menyebut Mabes Polri telah menunjuk pejabat pengganti nan berasal dari Polda Kalimantan Utara.

Pejabat tersebut dijadwalkan dilantik sebagai Kabiddokkes Polda Sumbar pada pekan depan.

Sebelumnya, melalui 3 Surat Telegram bernomor ST 1336/VI/KEP/2026, ST 1339/VI/KEP/2026 dan ST 1341/VI/KEP/2026 tertanggal 25 Juni 2026, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi besar-besaran terhadap sejumlah kedudukan di lingkungan Polri.

Di jejeran Polda Sumatera Barat, sebanyak 26 perwira menengah dan perwira tinggi mendapat penugasan baru. Salah satu dari 26 perwira itu adalah terduga pelaku, AKBP "F" pada posisi Kabid Dokkes.

Sebelumnya diberitkaan, Polwan nan bekerja di Biddokes diduga menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual oleh atasannya, perwira polisi berkedudukan AKBP.

Peristiwa itu terjadi sempat dilaporkan, namun dinyatan tidak memenuhi unsur. Menariknya, alih-alih mendapat sanksi, sang pemimpin malah mendapat promosi jabatan.

Korban nan berkedudukan Brigadir, berbareng suaminya mengadukan persoalan tersebut kepada pihak LBH Padang untuk mencari perlindungan dan support hukum.

(ned/kid)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional