Polda Papua kirim DVI identifikasi korban ledakan peledak di Biak.
, JAYAPURA, – Polda Papua telah mengirimkan tim disaster victim identification (DVI) ke Biak untuk mengidentifikasi jenazah korban ledakan peledak peninggalan Perang Dunia II. Tim ini tiba pada Selasa (2/6) dan langsung menuju RSUD Biak untuk melakukan identifikasi.
Tim DVI berbareng laboratorium forensik Polda Papua bekerja mengidentifikasi potongan tubuh manusia nan ditemukan oleh tim SAR gabungan. "Tim SAR gabungan, nan terdiri dari personil Polair Polres Biak dan SAR, pada Senin petang (1/6) menemukan 13 potongan tubuh nan diduga merupakan jasad korban ledakan bom," ujar Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan pada Selasa.
AKBP Ari Trestiawan menambahkan, tim laboratorium forensik bakal melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab ledakan. Namun, olah TKP baru dapat dilakukan setelah tim penjinak peledak dari Gegana Brimob Polda Papua menyelesaikan pengecekan dan sterilisasi lokasi. "Setelah TKP dinyatakan bersih dari bahan peledak, baru olah TKP dapat dilakukan," jelasnya.
Ledakan peledak peninggalan PD II di Biak menyebabkan sembilan rumah rusak dan tiga orang dinyatakan hilang. Selain itu, lima orang dilaporkan meninggal bumi dalam kejadian tersebut dan telah dimakamkan pada Senin sore (1/6) di Biak.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·