Pemprov Kaltim Jadikan Berau Pilot Project Ikan Murah untuk Tekan Stunting

Sedang Trending 48 menit yang lalu

, BERAU, – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjadikan Kabupaten Berau sebagai wilayah pilot project alias proyek percontohan penyediaan protein ikan murah berbasis komoditas lokal. Langkah strategis ini diambil untuk menekan nomor stunting di provinsi berjuluk Bumi Etam itu.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, di Berau, Rabu, mengatakan penurunan nomor stunting dapat dicapai secara efektif melalui pemenuhan gizi keluarga. Caranya dengan memanfaatkan potensi ikan nan melimpah serta penyediaan pangan nan terjangkau bagi seluruh masyarakat.

"Berau jadi pilot project untuk penyediaan protein tinggi nan terjangkau melalui pasar ikan murah. Semoga langkah ini segera diikuti oleh kabupaten dan kota lainnya," ujar Rudy Mas'ud saat berada di Berau.

Potensi Perikanan nan Belum Optimal

Rudy menegaskan Kaltim mempunyai potensi perikanan laut maupun perairan darat nan sangat kaya. Sayangnya, potensi besar ini belum sepenuhnya termanfaatkan secara optimal bagi masyarakat.

Melalui kerjasama dengan kebijakan kepala daerah, seperti Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Pemprov Kaltim berkomitmen memastikan produk perikanan tidak hanya menjadi komoditas ekonomi semata.

"Produk perikanan kita kudu bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak demi mencegah stunting," katanya.

Ikan Lokal Sumber Protein Krusial

Ia menambahkan, ikan merupakan sumber protein hewani krusial untuk tumbuh kembang anak serta mencegah fetal growth restriction (gangguan pertumbuhan janin). Kandungan gizi ikan lokal dinilai tidak kalah dari bahan pangan impor, namun dengan nilai nan jauh lebih terjangkau.

Untuk memaksimalkan program ini, Gubernur Rudy meminta para kepala wilayah dan perangkat wilayah Pemprov Kaltim memperluas aktivitas doyan makan ikan. Edukasi gizi kudu menyasar posyandu, sekolah, hingga organisasi ibu rumah tangga.

Selain itu, pengembangan produk olahan ikan berbasis UMKM lokal perlu digenjot agar anak-anak lebih tertarik mengonsumsi ikan. "Dinas mengenai kudu bersinergi memastikan pasokan ikan segar dan pangan murah ini menjangkau wilayah pedalaman hingga pesisir terpencil," katanya.

Selain sektor perikanan, Pemprov Kaltim juga rutin menggelar aktivitas pangan murah dan operasi pasar terpadu di area padat masyarakat serta wilayah rentan gizi. Melalui program ini, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok berbobot seperti beras, telur, minyak goreng, dan sayuran dengan nilai di bawah pasar.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional