Polda Metro Jaya mempertemukan penduduk Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, dengan family K (23), korban tewas dalam bentrok nan terjadi di Jalan Tambak, Menteng, Minggu (26/7) pagi.
Mediasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri di Mapolda Metro Jaya, Senin (27/7).
Ketua RT 08/RW 04 Pegangsaan, Menteng, Ica Risanggeni, mengatakan pertemuan itu dihadiri perwakilan penduduk dan family korban.
“Kami sudah dipertemukan oleh Bapak Kapolda maupun dengan aparatnya setempat, di mana kami ditemukan dengan daripada perwakilan dari pihak nan telah meninggal dunia,” ujar Risang di Polda Metro Jaya, Senin (27/7).
Dalam pertemuan itu, Risang menyampaikan belasungkawa kepada family korban. Ia juga membujuk penduduk Menteng dan Matraman untuk tetap menjaga situasi keamanan tetap kondusif usai bentrok tersebut.
“Tidak usah takut bagi warga-warga nan mau berdagang, silakan dilanjutkan saja. Kami sudah berbaikan dengan pihak dari perwakilan dari pihak nan telah meninggal dunia,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan family korban, Dami Renjaan, mengatakan pihak family menyesalkan kejadian bentrok nan menewaskan personil keluarganya. Meski begitu, mereka menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada Polda Metro Jaya.
“Kami percaya dan percaya bahwa abdi negara penegak norma dapat bekerja secara ahli dan setara dalam menyelesaikan persoalan ini, sehingga memberikan rasa keadilan bagi kita semua,” ujar Dami.
Ia juga mengimbau family besar korban nan berada di Indonesia Timur agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak terprovokasi.
“Kita percaya dan percaya sekali lagi bahwa proses ini dapat melangkah dengan baik dan dapat memberikan keadilan bagi kita semua,” ujarnya.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·