Polda Metro Cek Stok dan Harga Masker Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta -

Polda Metro Jaya melakukan pengecekan kesiapan dan nilai masker di sejumlah pelaku upaya di wilayah Jakarta Raya. Polisi memastikan stok dan nilai wajar di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Sebagai informasi, permintaan masker meningkat usai erupsi Gunung Anak Krakatau beberapa waktu lalu. Hal ini lantaran paparan abu vulkanik nan dirasakan hingga di Jakarta.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Victor Mackbon mengatakan, pengawasan tersebut juga berangkaian dengan ketentuan UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Pelaku upaya nan melakukan penimbunan dapat dikenai Pasal 107 dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 50 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemantauan dari tingkat produsen hingga distributor, kata Victor, dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah penimbunan, manipulasi kelangkaan, maupun kenaikan nilai nan tidak wajar.

"Polda Metro Jaya bakal terus melakukan pemantauan dari tingkat produsen hingga distributor. Apabila ditemukan pelanggaran nan memenuhi unsur pidana, bakal ditindak sesuai ketentuan norma nan berlaku," jata Kombes Victor Mackbon dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).

Polda Metro Jaya mengecek pemasok PT AMP Distribusi, Jakarta Barat. Harga satuan nan ditemukan ialah masker jenis KN95 seharga Rp 115.000 per boks, jenis duckbill Rp 130.000 per boks, earloop Rp 50.000 per boks dan konvek seharga Rp 137.000 per boks.

Pengecekan dilanjutkan ke produsen masker PT Arista, Kota Depok. Dari hasil pengecekan, nilai satuan masker KN95 seharga Rp111.000 per boks, duckbill Rp 130.000 per boks, earloop 4PLY Rp 90.000 per boks, konvek Rp 137.000 per boks.

Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Ardila Amry mengatakan hasil pemantauan menunjukkan masker tetap tersedia, meski persediaan di sejumlah tempat relatif terbatas lantaran peningkatan permintaan dalam beberapa hari terakhir.

"Kami terus melakukan pengecekan untuk memastikan kebutuhan masker masyarakat tetap tersedia dan nilai melangkah secara wajar. Jika ditemukan dugaan pelanggaran, bakal kami tindaklanjuti sesuai ketentuan nan berlaku," ujarnya.

(wnv/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News