Polda Aceh menangkap seorang personil Brimobnya nan diduga terlibat dalam tewasnya seorang Prajurit TNI dari Polisi Militer Kodam Iskandar Muda, Pratu Galuh Nugraha, dalam pengejaran bandar narkoba di Jalan Juli–Takengon, depan SPBU Juli, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Sabtu (25/7).
Adapun dalam kasus ini, Ditreskarkoba Polda Aceh tengah mengejar mobil Mitsubishi Triton Double Cabin nan diduga berisi pelaku narkotika. Saat kejadian, Pratu Galuh nan berada di sekitar letak berupaya membantu petugas dengan memindahkan palang besi di area SPBU guna mengadang kendaraan tersebut.
Dalam situasi itu, korban tertembak peluru rekoset nan ditembakkan oleh seorang personil Ditresnarkoba untuk menghentikan mobil itu.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, mengungkap, pengemudi mobil nan dikejar adalah oknum Brimob Polda Aceh. Kini, dia sudah diamankan, sementara tiga rekannya tetap dilakukan pengejaran.
"Sopir kendaraan telah diamankan dan diketahui merupakan oknum personil Brimob Polda Aceh. Sementara tiga orang lainnya nan berada di dalam mobil tetap dalam pengejaran petugas," kata ujar Joko, Senin (27/7).
Joko mengatakan pengungkapan kasus tersebut berasal dari info masyarakat mengenai dugaan transaksi dan pengangkutan narkotika di wilayah Kecamatan Juli. Menindaklanjuti info itu, personel Ditresnarkoba Polda Aceh melakukan penyelidikan hingga menemukan sebuah mobil Mitsubishi Triton double cabin berwarna hitam nan ditumpangi empat orang.
Saat hendak dihentikan untuk diperiksa, pengemudi justru menancap gas dan berupaya melarikan diri. Dalam pelariannya, kendaraan tersebut sempat menabrak sebuah sepeda motor hingga terseret beberapa meter. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan melepaskan tembakan untuk menghentikan laju kendaraan.
Dalam kejadian tersebut, Pratu Galuh nan berupaya membantu petugas mengadang kendaraan di depan SPBU Juli, terkena peluru rekoset. Korban sempat dilarikan ke RS BMC Bireuen sebelum dirujuk ke RSUD dr. Fauziah Bireuen, namun dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah Pratu Galuh kemudian menjalani visum di Instalasi Forensik RSUD dr. Fauziah Bireuen. Setelah proses visum selesai, jenazah diserahkan kepada pihak family untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur.
Joko mengatakan, pengemudi Mitsubishi Triton sukses diamankan dan diketahui merupakan oknum personil Brimob Polda Aceh. Namun, identitas maupun pangkat nan berkepentingan belum diumumkan.
Di tengah proses penyelidikan, beredar info nan menyebut oknum Brimob tersebut merupakan Bharaka RF. Informasi itu juga menyebut nan berkepentingan sempat melarikan diri sebelum akhirnya diamankan penduduk dan diserahkan kepada petugas. Namun, hingga sekarang Polda Aceh belum mengkonfirmasi info tersebut secara resmi.
Selain mengamankan sopir, polisi juga menyita mobil Mitsubishi Triton serta peralatan bukti narkotika. Sementara itu, tiga orang lainnya nan berada di dalam kendaraan sukses melarikan diri dan tetap diburu petugas.
Di sisi lain, personel Ditresnarkoba Polda Aceh nan melepaskan tembakan telah diamankan berbareng senjata api dan amunisi untuk kepentingan penyelidikan. Penyidik berbareng Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh tetap melakukan uji balistik dan memeriksa kesesuaian penggunaan senjata api sesuai prosedur nan berlaku.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·