PNM Terus Bergerak dari Posko ke Posko Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

Sedang Trending 59 menit yang lalu
PNM Peduli jangkau pengungsian penduduk untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari penduduk terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Foto: Dok. PNM

Bagi penduduk nan tetap memperkuat di pengungsian setelah gempa mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), kebutuhan sehari-hari menjadi perihal nan tidak bisa ditunda.

Melihat kondisi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) alias PNM melalui PNM Peduli terus bergerak. Setelah memastikan kondisi tenaga kerja dan memetakan pengguna serta masyarakat terdampak, PNM mulai menjangkau titik-titik pengungsian untuk menyalurkan support sesuai kebutuhan di lapangan.

Gempa nan terjadi pada Sabtu (15/8) turut berakibat pada 47 unit kerja PNM di wilayah Flores. Hingga proses pemantauan dilakukan, sebanyak 792 tenaga kerja PNM telah sukses dikonfirmasi kondisinya. Koordinasi dengan jaringan PNM di wilayah terus dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi masyarakat, nasabah, dan Insan PNM nan terdampak.

Respons tersebut diperkuat dengan mengaktifkan tim RESPATI untuk melakukan kajian sigap di sejumlah wilayah. Pada Minggu (16/8), tim mulai bergerak membawa kebutuhan awal berupa makanan instan dan obat-obatan.

Dari pemetaan di lapangan, kebutuhan masyarakat rupanya tidak hanya berangkaian dengan pangan. Kelompok rentan di pengungsian juga memerlukan susu, popok bayi, pembalut, serta perlengkapan kebersihan. PNM turut menyesuaikan support agar lebih dekat dengan kebutuhan tersebut.

Tim RESPATI nan dibuat PNM Peduli untuk membantu masyarakat nan terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Foto: Dok. PNM

Pada Senin (17/8), sebanyak 147 paket support senilai Rp 144 juta diberangkatkan dan menjangkau 1.347 penerima faedah di delapan titik pengungsian dan wilayah terdampak.

“Dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat dapat berubah dengan cepat. Karena itu, PNM Peduli tidak hanya berfokus pada pengiriman bantuan, tetapi terlebih dulu memandang kondisi dan kebutuhan di lapangan. Kami berambisi support nan diberikan betul-betul memberikan faedah bagi masyarakat dan Insan PNM nan terdampak,” ujar Pemimpin PNM Cabang Denpasar, Made Dwantara Wijaya.

Pada hari Selasa (18/8) tim RESPATI dan tim PNM Cabang Denpasar melakukan pengedaran support ke wilayah Alok Timur dan mendistribusikan support berupa sembako dan peralatan kebersihan dan Kesehatan pribadi senilai Rp 15 juta. Bantuan tersebut kemudian terus bergerak.

Selanjutnya di hari Rabu (19/8), tim PNM Cabang Denpasar berbareng tim RESPATI dan PNM Peduli kembali menjangkau tiga titik pengungsian di Sambi Rampas dan sekitarnya, ialah Posko Golosita, Posko Wangkung, dan Posko Kecamatan Sambi Rampas.

Sedikitnya 1.101 jiwa pengungsi menerima support berupa air mineral, beras, mi instan, telur, sarden, roti, minyak goreng, dan susu. Di Posko Golosita, sebanyak 158 pengungsi nan kebanyakan merupakan pengguna PNM Mekaar turut menerima bantuan.

Perjalanan tim tidak berakhir di posko pengungsian. PNM Peduli juga mendukung kebutuhan dapur umum di wilayah Reok dan sekitarnya dengan shopping kebutuhan seperti beras, telur, mi instan, air mineral, roti, minyak goreng, serta kebutuhan makanan lainnya.

Di tengah kondisi nan belum sepenuhnya pulih, support tersebut menjadi corak support untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan paling dasar. Namun bagi PNM, respons terhadap musibah tidak berakhir pada penyaluran bantuan.

PNM Peduli salurkan paket support untuk masyarakat nan terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Foto: Dok. PNM

PNM terus memantau kondisi tenaga kerja dan pengguna di wilayah terdampak. Bagi pengguna PNM Mekaar, akibat musibah juga dapat berfaedah terhentinya aktivitas upaya dan berkurangnya penghasilan keluarga. Oleh lantaran itu, kondisi dan kebutuhan mereka bakal terus menjadi bagian dari pemantauan PNM dalam proses pemulihan.

“Kami mau memastikan bahwa ketika masyarakat sedang berada dalam situasi sulit, PNM tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga tetap berbareng mereka sampai kondisi berangsur pulih. Setelah kebutuhan darurat terpenuhi, kami bakal terus memandang kebutuhan lanjutan, termasuk gimana pengguna dapat kembali menjalankan aktivitas dan usahanya,” ujar Direktur Utama PNM, Kindaris.

Melalui PNM Peduli, PNM bakal terus mengikuti perkembangan di lapangan dan menjangkau wilayah nan memerlukan dukungan. Dari satu posko ke posko lainnya, support diupayakan datang berasas kebutuhan nyata masyarakat.

Hadir di tengah musibah bukan hanya tentang memberikan bantuan. Lebih dari itu, PNM berupaya memastikan mereka nan terdampak tahu bahwa dalam masa susah sekalipun, mereka tidak melangkah sendiri.

#PNMuntukUMKM

#PNMPemberdayaanUMKM

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan