PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Jawa Mulai Pulih, Keandalan Pembangkit Diperkuat

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo didampingi jejeran dewan saat konvensi pers di Kantor Pusat PLN, Sabtu (23/5/2026). Foto: Dok. PLN

PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai pulih. Upaya penormalan dilakukan melalui percepatan pemulihan gangguan pembangkit listrik serta pengamanan pasokan daya primer.

Direktur Utama PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menjelaskan satu dari dua pembangkit listrik milik mitra swasta alias Independent Power Producer (IPP) nan mengalami gangguan operasional pada pekan lampau telah sukses dipulihkan. Pembangkit tersebut kembali beraksi dan tersinkronisasi dengan sistem kelistrikan Jawa pada Minggu (21/6) pukul 18.00 WIB.

"Salah satu pembangkit besar nan sempat gangguan telah sukses dipulihkan dan telah sinkron dengan sistem kelistrikan Pulau Jawa serta mulai memasok listrik untuk menambah keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa. Dengan demikian, pemadaman bergilir nan terjadi pada minggu lampau saat ini telah sukses diminimalisasi,” jelas Darmawan dalam keterangan tertulis, Senin (22/6).

Selain pemulihan pembangkit, Darmawan mengungkapkan kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa juga terus membaik seiring dengan terjaganya pasokan daya primer nan dibutuhkan pembangkit.

“Kami mau menyampaikan bahwa sistem kelistrikan di Pulau Jawa berangsur-angsur membaik. Pasokan daya primer nan sesuai spesifikasi nan dibutuhkan oleh pembangkit telah melangkah dengan lancar. Sehingga upaya penguatan pembangkit melangkah dengan baik,” ungkap Darmawan.

Ilustrasi PLN. Foto: Dok: PLN

Sebagai langkah antisipasi, PLN terus memantau selama 24 jam, sekaligus memperkuat keandalan pembangkitan dan tata kelola rantai pasok daya primer. Darmawan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan nan ditimbulkan akibat manajemen beban di sejumlah wilayah.

“Kami juga mau memohon maaf nan sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan nan dirasakan masyarakat akibat pemadaman bergilir nan terjadi pada minggu lalu,” tutur Darmawan.

Sebelumnya, PLN mengungkapkan pemadaman listrik bergilir nan sempat terjadi di Pulau Jawa tak hanya dipicu hambatan pasokan batu bara kalori menengah (Medium Rank Coal/MRC), tetapi juga akibat gangguan teknis nan menimpa dua pembangkit listrik berkapasitas besar.

Darmawan mengatakan gangguan pada dua pembangkit independent power producer alias IPP tersebut membikin pasokan listrik ke sistem Jawa mengalami tekanan di tengah ketatnya pasokan batu bara.

“Dalam kondisi seperti ini, kami juga menghadapi tantangan ada hambatan teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa nan dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami ialah ada dua pembangkit independent power producer nan mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa,” kata Darmawan dalam konvensi pers, Jumat (19/6).

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan