Pistacio vs Kacang Tanah untuk Diet: Mana yang Lebih Ampuh?

Sedang Trending 11 jam yang lalu
 Mana nan Lebih Ampuh? ilustrasi(Magnific)

KACANG-kacangan kerap menjadi pilihan camilan favorit saat menjalani program penurunan berat badan. Dua jenis nan paling terkenal adalah pistacio dan kacang tanah. Keduanya padat nutrisi dan bisa memberi rasa kenyang lebih lama untuk menjaga defisit kalori. Namun, mana nan sebenarnya lebih efektif untuk diet?

Ahli gizi terdaftar Nicole Randazzo, M.A., RDN, CDCES, menjelaskan peran kacang bukan sekadar dari aspek rendah kalori semata.

"Kacang-kacangan seperti pistacio dan kacang tanah mendukung penurunan berat badan bukan semata-mata lantaran 'rendah kalori', melainkan lantaran menjadi camilan bernutrisi nan practical alias bahan tambahan dalam makanan," kata Randazzo.

Keunggulan Kacang Tanah

Satu porsi kacang tanah (sekitar 28 gram) mengandung 166 kalori, 7 gram protein, 2 gram serat, dan 14 gram lemak. Kandungan karbohidratnya nan rendah serta kombinasi protein dan lemak sehatnya dapat menjaga stabilitas gula darah.

"Kombinasi protein, serat, dan lemak sehatnya memperlambat pencernaan, sehingga menghasilkan daya nan lebih stabil dan mengurangi rasa mau makan," ujar Randazzo.

Selain itu, menjadikan kacang tanah sebagai pengganti camilan tidak sehat turut membantu menekan asupan kalori harian. 

"Mengganti makanan ringan olahan berlebih (ultra-processed) dengan kacang-kacangan seperti kacang tanah juga dapat menurunkan total konsumsi kalori sepanjang hari," ujar mahir gizi Lauren Harris-Pincus, M.S., RDN.

Keunggulan Pistacio

Sementara itu, satu porsi pistacio (28 gram) mengandung 162 kalori, 6 gram protein, 3 gram serat, dan 13 gram lemak. Kandungan serat pistacio sedikit lebih tinggi, nan mendukung kesehatan pencernaan dan kuman baik di usus.

Keunggulan unik pistacio terletak pada jumlah bijinya. Dalam berat 28 gram, Anda mendapatkan sekitar 49 butir pistacio, berbanding 28 butir pada kacang tanah.

"Bagi seseorang nan mencoba memaksimalkan porsi, Anda mendapatkan 49 butir pistacio per ons, sedangkan porsi kacang tanah nan sama kira-kira setara dengan 28 butir," jelas Randazzo.

Aktivitas mengupas kulit pistacio juga mendorong pola makan nan lebih sadar (mindful eating).

"Khusus untuk penurunan berat badan, saya lebih condong ke pistacio lantaran beberapa alasan," kata Randazzo. "Karena lebih sering dimakan berbareng cangkangnya, perihal ini secara alami memperlambat langkah makan Anda dan memberikan petunjuk visual tentang porsi, nan membantu mencegah mindless snacking."

Kesimpulan

Secara garis besar, komparasi nutrisi kedua jenis kacang ini tergolong sangat tipis.

"Baik kacang tanah maupun pistacio sama-sama kaya nutrisi dan lezat dengan makronutrisi nan sangat mirip," catat Harris-Pincus.

Jika Anda menyukai porsi camilan nan tampak lebih banyak dan mau memperlambat tempo makan, pistacio dapat menjadi pilihan tepat. Namun, faedah serupa juga bisa didapatkan dengan memilih kacang tanah nan tetap bercangkang. Pilihan terbaik adalah kacang nan paling Anda nikmati untuk dikonsumsi secara konsisten dalam pola makan seimbang. (Eating Well/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia