Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri rampung melakukan pemeriksaan terhadap manajemen Djakarta Warehouse Project (DWP) mengenai dugaan promosi penjualan Whip Pink atau dinitrogen oksida (N2O) pada aktivitas nan berjalan tahun 2023 silam.
Usai diperiksa, Direktur Ismaya Live, David Ferdian, menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak terafiliasi dengan pihak Whip Pink. Karena itu, berita soal pihaknya mempromosikan pembelian Whip Pink adalah tidak benar.
"Iya, mengenai promo whip pink, ya, tahun 2023. Ini kita menjelaskan jika ini tidak mengenai dengan DWP (Djakarta Warehouse Project). Karena kita tidak berafiliasi ataupun sponsorship alias kerja sama dengan whip pink," ujar David kepada wartawan di Bareskrim Polri, Senin (8/6).
Pihak DWP, kata David, sama sekali tidak pernah mempromosikan penjualan whip pink. Baik online maupun di media sosial resmi milik DWP. Menurutnya, DWP murni dicatut namanya oleh perusahaan nan memproduksi whip pink demi kepentingan penjualan.
Pihaknya juga sudah berupaya untuk melakukan takedown promosi itu nan mengaitkan dengan aktivitas DWP.
"Kita kemarin sempat kasih surat teguran kepada whip pink untuk men-take down promo-promonya dia, lantaran memang ini tidak mengenai sama sekali dengan aktivitas kami ya, terutama DWP," ungkap David.
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengungkapkan, pemeriksaan pihak manajemen DWP dijadwalkan berjalan pada Senin (8/6) hari ini.
“Hari ini senin tanggal 8 juni 2026 pkl 15.00 wib, interogator subdit 3 dittipid narkoba bakal melakukan pemeriksaan management Djakarta Warehouse Project (DWP) mengenai promosi penjualan whippink berbarengan dengan aktivitas DWP tahun 2023,” kata Eko.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·