Liputan6.com, Jakarta - Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM) Natalius Pigai meminta media massa tetap mengedepankan kritik nan objektif dan tidak didominasi pemberitaan negatif. Menurut Pigai, sejumlah penelitian menunjukkan sebagian besar isi media tetap didominasi konten negatif.
“Berbagai penelitian di seluruh bumi menyatakan nyaris 80 persen isi media didominasi pemberitaan negatif,” kata Pigai saat membuka aktivitas Kelas Jurnalis HAM di The Green Forest Bandung, Jawa Barat, Rabu (20/5).
“Hampir lebih dari 50 persen media juga didominasi berita-berita subjektif,” sambungnya.
Menurut dia, kondisi tersebut tidak sepenuhnya dapat disalahkan, terutama ketika media dimiliki golongan berkepentingan alias korporasi besar. Meski demikian, Pigai menekankan pentingnya integritas pekerja media dalam menjaga kualitas pemberitaan.
“Kami memerlukan integritas. Tanpa media, bumi ini tidak mungkin berwarna. Tanpa media, tidak mungkin ada sistem check and balance terhadap kekuasaan,” ujarnya.
Pigai menilai media mempunyai peran krusial sebagai pengawas pembangunan sekaligus penyampai kritik terhadap pemerintah. Namun, kritik nan disampaikan kudu tetap objektif dan konstruktif.
“Media kudu bisa memberi kritik nan objektif. Subjektif tidak apa-apa, tapi jangan sampai didominasi konten negatif sebagaimana hasil penelitian,” ujarnya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·