Liputan6.com, Jakarta - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengaku tidak pernah ditegur Presiden Prabowo Subianto sejak menjabat menteri pada 21 Oktober 2024.
“Sejak 21 Oktober 2024 sampai sekarang, saya jadi menteri tidak pernah ditegur, baik secara lisan maupun tertulis,” kata Pigai saat berbincang dalam aktivitas Kelas Jurnalis HAM di Bandung, Jawa Barat, Rabu (20/5).
Ia mengatakan sejumlah pernyataannya mengenai rumor HAM kerap menuai perhatian publik. Namun, tidak pernah ada teguran dari pemerintah atas pernyataannya tersebut.
Pigai kemudian mencontohkan saat dirinya mendatangi instansi Tempo usai teror kepala babi terhadap jurnalis. Ketika itu, dia menduga bakal banyak pihak nan menegurnya.
“Begitu saya datang, enggak ada nan tegur. Enggak ada sama sekali,” ungkapnya.
Ternyata Ini Rahasianya
Menurut Pigai, perihal itu menunjukkan pandangannya sejalan dengan Presiden Prabowo Subianto. “Berarti apa nan saya ungkapkan selama ini seirama, senapas, dan sejiwa dengan ketua saya,” ucapnya.
Pigai juga menegaskan dirinya tetap aktif menyampaikan pandangan mengenai rumor HAM lantaran merasa mendapat support penuh dari Presiden.
“Biasanya menteri jika ditegur bakal diam. Saya malah makin gas saja,” pungkasnya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·