Penyerang timnas Brasil Romario mencium trofi Piala Dunia diapit rekan setimnya Branco dan Dunga usai menjadi juara Piala Dunia 1994.(AFP/TIMOTHY A. CLARY)
PIALA Dunia FIFA 1994, jenis ke-15 dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar sejagat, menjadi tonggak sejarah penting. Diselenggarakan di Amerika Serikat (AS) pada 17 Juni hingga 17 Juli 1994, turnamen ini sukses mematahkan skeptisisme publik mengenai ketenaran sepak bola di Negeri Paman Sam.
Berdasarkan info resmi, turnamen ini mencatatkan rekor kehadiran penonton tertinggi sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 3,6 juta penonton di 52 pertandingan nan digelar di sembilan kota. Rekor rata-rata penonton per pertandingan ini apalagi tetap memperkuat hingga bertahun-tahun kemudian.
Daftar Peserta Piala Dunia 1994
Sebanyak 24 timnas dari beragam konfederasi berkompetisi di putaran final setelah melalui proses kualifikasi nan melibatkan 147 negara. Berikut adalah daftar pesertanya:
- Eropa (UEFA): Jerman, Italia, Belanda, Spanyol, Bulgaria, Rumania, Belgia, Yunani, Norwegia, Republik Irlandia, Rusia, Swedia, Swiss.
- Amerika Selatan (CONMEBOL): Brasil, Argentina, Kolombia, Bolivia.
- Amerika Utara & Tengah (CONCACAF): Amerika Serikat (Tuan Rumah), Meksiko.
- Afrika (CAF): Kamerun, Maroko, Nigeria.
- Asia (AFC): Arab Saudi, Korea Selatan.
Laga Final dan Hasil Pertandingan
Laga pamungkas mempertemukan dua raksasa sepak bola dunia, Brasil vs Italia. Pertandingan final ini digelar di Stadion Rose Bowl, Pasadena, California pada 17 Juli 1994.
Pertandingan berjalan sangat ketat dan alot. Setelah bermain seri 0-0 selama 120 menit (termasuk perpanjangan waktu), juara kudu ditentukan melalui drama adu penalti untuk pertama kalinya dalam sejarah final Piala Dunia. Brasil akhirnya keluar sebagai juara dengan skor 3-2 dalam adu penalti, setelah bintang Italia, Roberto Baggio, kandas mengeksekusi tendangan terakhirnya.
Statistik Final 1994:
| Juara | Brasil (Gelar ke-4) |
| Runner-up | Italia |
| Skor Akhir | 0-0 (Adu Penalti 3-2) |
| Lokasi | Rose Bowl, Pasadena |
Kisah Menarik dan Kontroversi
Piala Dunia 1994 tidak hanya dikenang lantaran prestasinya, tetapi juga lantaran serangkaian peristiwa dramatis dan kontroversial nan menyelimutinya:
- Skandal Doping Diego Maradona: Legenda Argentina, Diego Maradona, dipulangkan dari turnamen setelah dinyatakan positif menggunakan efedrin dalam tes doping usai laga melawan Yunani. Ini menandai akhir nan tragis bagi pekerjaan internasional sang maestro.
- Tragedi Andres Escobar: Bek Kolombia, Andres Escobar, mencetak gol bunuh diri saat melawan Amerika Serikat nan menyebabkan timnya tersingkir. Sekembalinya ke Kolombia, Escobar ditembak meninggal di luar sebuah bar, sebuah peristiwa nan mengguncang bumi olahraga.
- Kejutan Bulgaria dan Swedia: Turnamen ini menjadi panggung bagi tim-tim nonunggulan. Bulgaria, nan dipimpin Hristo Stoichkov, sukses mencapai semifinal setelah menyingkirkan juara memperkuat Jerman. Swedia juga tampil luar biasa dan sukses meraih ranking ketiga.
- Rekor Oleg Salenko: Pemain Rusia, Oleg Salenko, mencatatkan rekor nan belum terpecahkan hingga sekarang dengan mencetak lima gol dalam satu pertandingan Piala Dunia saat melawan Kamerun di fase grup.
- Roger Milla: Pemain legendaris Kamerun ini memecahkan rekornya sendiri sebagai pencetak gol tertua dalam sejarah Piala Dunia pada usia 42 tahun.
Piala Dunia 1994 tetap menjadi salah satu jenis nan paling ikonik, menggabungkan kemegahan prasarana Amerika dengan drama sepak bola nan tak terlupakan.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kepintaran buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi kebenaran oleh redaksi.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·