Petugas Satpol PP Dipukul Helm di Bulungan, Pramono Tolak Penyelesaian Kekeluargaan

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Petugas Satpol PP Dipukul Helm di Bulungan, Pramono Tolak Penyelesaian Kekeluargaan

Bentrok Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta dengan pekerja proyek di Bulungan, Jakarta.

JAKARTA - Bentrokan nan pecah antara petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dengan pekerja proyek di area Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (12/10/2026) kudu tetap diproses sesuai dengan norma nan berlaku. Hal tersebut ditegaskan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Pramono menjelaskan, langkah norma tetap ditempuh meskipun manajemen proyek telah mendatangi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meminta maaf dan mengusulkan agar persoalan diselesaikan secara kekeluargaan.

"Karena itu sudah dilakukan pemukulan, mereka mengejar-ngejar dan kemudian mengintimidasi. Saya minta proses hukumnya tetap ditegakkan," ujar Pramono di area Jakarta Timur, Senin (12/10/2026).

Menurut Pramono, bentrok tersebut menyebabkan salah satu petugas Satpol PP kudu mendapatkan penanganan medis. Petugas itu menjadi korban pemukulan hingga dihantam menggunakan helm dan mengalami luka nan memerlukan enam jahitan.

"Satpol PP nan dipukuli dan dihantam pakai helm tersebut akhirnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Kelurahan Selong dan menerima enam jahitan," lanjut Pramono.

Pramono menegaskan, tindakan kekerasan terhadap petugas nan sedang menjalankan tugas tidak boleh dibiarkan. Ia meminta agar patokan tetap ditegakkan secara tegas.

"Kita tidak boleh kalah dengan premanisme nan dilakukan oleh siapa pun. Karena mereka sedang menjalankan tugas, saya minta patokan main ditegakkan," tegasnya.

Sebelumnya, Pramono memberikan tanggapan mengenai pemicu bentrok antara petugas Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta dengan pekerja proyek di Bulungan. Ia menegaskan, bentrok tersebut bukan dipicu oleh penertiban pedagang nasi nan biasa berdagang untuk pekerja proyek.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑