Petaka Jalan Licin di Kramat Jati hingga Jatuh Korban Jiwa

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Jakarta -

Jalan depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim) nan licin kembali menimbulkan korban jiwa. Kurang dari sebulan, terjadi dua kecelakaan maut di ruas Jalan Raya Bogor arah selatan.

Pada Kamis (30/7), seorang laki-laki berinisial berinisial SM (52) tewas dan laki-laki nan dibonceng, SYD (43), terluka usai terlibat kecelakaan dengan truk. Kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Bogor, tepatnya depan pintu masuk Pasar Kramat Jati sekitar pukul 13.30 WIB.

Terbaru, pada Senin (17/8), pukul 06.00 WIB, seorang pelajar berinisial HH terjatuh dari motor diduga akibat permukaan Jalan Raya Bogor nan licin. Siswa MAN 6 Jakarta Timur itu dalam perjalanan untuk mengikuti upacara hari kemerdekaan ke-81 RI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di waktu nan berbarengan melintas kendaraan dump truck Dinas Kebersihan nopol B-9728-TOQ nan dikendarai AS, dan (korban) tergilas hingga meninggal bumi di TKP," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, Senin (17/8).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemerintah Kota (Pemkot) Jaktim berencana menata kondisi pedagang di Jalan Raya Bogor area Kramat Jati agar tak lagi ada kecelakaan. Untuk diketahui, ruas jalan tersebut juga sangat rawan macet, terutama pada malam hari.

Gubernur Pramono Anung meminta kondisi Jalan Raya Bogor Kramat Jati dibenahi agar tak licin dan membahayakan pengguna jalan. Pemkot bakal tertibkan pedagang. (dok IG @kecamatan.kramatjati)Tahap pertama, para pedagang dilarang berbisnis hingga menggunakan badan jalan (dok IG @kecamatan.kramatjati)

Pramono Minta Jalan Kramat Jati Dibenahi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta jajarannya membenahi kondisi permukaan Jalan Raya Bogor area Kramat Jati nan licin. Sebab, kondisi itu diduga menjadi pemicu kecelakaan nan menewaskan pelajar berinisial HH akibat tertabrak truk Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Jakarta.

"Yang di Pasar Kramat Jati, kebetulan saya mengikuti, lantaran memang kondisinya adalah lantaran jalan nan licin, terpeleset, dan kemudian tertabrak oleh mobil Dinas Lingkungan Hidup," ujar Pramono kepada wartawan di Velodrome Jaktim, Selasa (18/8/2026).

"Dan saya sudah meminta kepada jejeran terkait, terutama kepada Walikota dan juga kepada Satpol PP, nan begini enggak boleh terulang. Karena membiarkan tempat nan basah sehingga ada nan terpeleset dan apa tertabrak mobil. Mudah-mudahan itu tidak terulang kembali," jelasnya.

Pedagang Tepi Jl Kramat Jati Akan Ditata

Pemkot Jaktim bakal menertibkan para pedagang di pinggir jalan Pasar Kramat Jati. Wali Kota (Walkot) Jaktim, Munjirin, mengatakan ada langkah jangka pendek dan jangka panjang nan bakal dilakukan.

Tahap pertama, para pedagang dilarang berbisnis hingga menggunakan badan jalan. Jajaran Pemkot Jaktim memperketat pengawasan pedagang di Jalan Raya Bogor.

"Untuk penanganan darurat mulai kemarin malam sudah dikerahkan Satpol PP, Dishub, PPSU dan abdi negara kecamatan dan kelurahan untuk mendorong jualannya agar jangan memakai badan jalan," kata Munjirin saat dimintai konfirmasi, Rabu (19/8).

Permukaan jalan depan Pasar Kramat Jati diduga menjadi licin lantaran terkena siraman pedagang ikan. Pemkot mewajibkan para pedagang menampung air siraman agar tak membasahi permukaan jalan.

Gubernur Pramono Anung meminta kondisi Jalan Raya Bogor Kramat Jati dibenahi agar tak licin dan membahayakan pengguna jalan. Pemkot bakal tertibkan pedagang. (dok IG @kecamatan.kramatjati)Untuk rencana jangka panjang, Pemkot Jaktim berencana memasukkan pedagang di pinggir Jalan Raya Bogor ke area Pasar Kramat Jati.(dok IG @kecamatan.kramatjati)

"Dan unik untuk pedagang ikan untuk jangan menyiram ikan dengan air nan dibiarkan mengalir ke jalanan, tetapi air siraman wajib untuk ditampung dengan ember alias plastik," ujarnya.

Untuk rencana jangka panjang, Pemkot Jaktim bakal rapat dengan pihak PD Pasar Jaya pada Jumat (21/8) lusa. Rapat bakal membahas rencana memasukkan pedagang di pinggir Jalan Raya Bogor ke area Pasar Kramat Jati.

"Jangka panjangnya, hari Jumat bakal ada rapat di wali kota dengan pihak PD Pasar Jaya, untuk diusahakan para pedagang nan jualannya di pinggir jalan untuk bisa masuk ke dalam area pasar dengan menata kembali pedagang existing agar bisa muat menampung pedagang nan dari pinggir jalan tersebut," jelasnya.

(jbr/aik)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News