Pameran lukisan di Grage City Mall (GCM), Kota Cirebon, menjadi salah satu aktivitas dalam Pesta Karya Seni.(MI/NURUL HIDAYAH)
PESTA karya seni digelar di Grage City Mall (GCM), Kota Cirebon. Acara ini berupaya membangkitkan ekosistem seni dan ekosistem kreatif.
Pesta karya seni kali ini mempertemukan seniman senior dan generasi muda dengan mengusung tema kerjasama lintas generasi.
General Manager Grage City Mall, Hendra, mengatakan pameran ini bukan sekadar menampilkan karya visual, melainkan menjadi ruang perbincangan nan mempertemukan gagasan, emosi, dan nilai kehidupan dari beragam generasi.
"Seni bukan hanya menghadirkan keindahan, tetapi juga menjadi media komunikasi nan bisa menyampaikan gagasan, emosi, dan nilai-nilai kehidupan," tuturnya, Jumat (5/6).
Dia mengungkapkan dengan bertemunya seniman senior dan generasi muda ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekosistem seni dan ekonomi imajinatif di Kota Cirebon.
“Kami sendiri berupaya untuk mengambil peran nan lebih luas. Yaitu menghadirkan ruang publik nan bisa mempertemukan organisasi imajinatif dengan masyarakat. Seni mempunyai kekuatan untuk membangun jejaring, mempererat silaturahmi,” lanjut Hendra.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, mengapresiasi terselenggaranya pameran tersebut. Kegiatan ini datang pada momentum nan tepat lantaran bertepatan dengan rangkaian Hari Jadi Grage City Mall dan Hari Jadi Kota Cirebon.
Dia menjelaskan Cirebon mempunyai potensi besar untuk berkembang menjadi kota seni dan budaya seperti Yogyakarta.
"Secara kultur dan aktivitas seni budaya, Cirebon dan Jogja itu mirip. Hanya saja Jogja melangkah lebih dulu,” tambahnya.
Revitalisasi infrastruktur
Saat ini, lanjut Agus, pemerintah kota, kabupaten, provinsi hingga kementerian sedang berupaya kuat ke arah sana. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan telah mengalokasikan anggaran untuk revitalisasi prasarana keraton di Cirebon.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berencana melakukan penataan area kota tua pada 2027 guna memperkuat ekosistem wisata sejarah dan budaya.
Agus juga menyambut baik rencana Grage City Mall nan mau beralih bentuk menjadi creative hub bagi beragam komunitas.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pameran sekaligus pelaku seni, Abeng, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan pameran ini tidak lepas dari beragam tantangan. Persiapan dilakukan dalam waktu nan terbatas dan bertepatan dengan masa ujian sekolah, sehingga proses pengumpulan karya cukup sulit.
"Teman-teman nan sampai sekarang tetap eksis sebenarnya sudah sangat sibuk dengan aktivitas masing-masing. Tapi kami mencoba merangkai kembali semangat berkarya agar tetap produktif dan terus eksis," ujarnya.
Abeng juga menyoroti minimnya ruang ekspresi bagi seniman di Kota Cirebon. Melalui pameran ini, dia mau menunjukkan bahwa organisasi seni di Cirebon tetap hidup, berkembang, dan mempunyai kekuatan untuk terus berkarya.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·