
Suasana laga Manchester City vs Newcastle United di Liga Inggris 2025-2026. (Foto: Instagram/mancity)
MANCHESTER – Kemenangan tipis 2-1 Manchester City atas Newcastle United di pekan ke-27 Liga Inggris 2025-2926 tidak hanya memberikan tiga poin krusial, tetapi juga menyalakan kembali antusiasme di tribun Etihad Stadium. Dua gol dari pemain muda Nico O'Reilly memastikan The Citizens –julukan Man City– sekarang hanya terpaut dua poin dari Arsenal di puncak klasemen Premier League.
Namun, bagi pembimbing Man City, Josep Guardiola, kemenangan atas Newcastle bukan sekadar soal strategi di lapangan, melainkan tentang hubungan nan sempat lenyap dengan para pendukung setia mereka. Guardiola senang fans Man City kembali meramaikan Etihad Stadium pada laga nan digelar Minggu (22/2/2026) awal hari WIB tersebut.
1. Pentingnya Dukungan Suporter di Sisa Musim
Seperti nan diketahui, agenda padat nan memaksa Man City bermain sembilan kali dalam tujuh pekan sempat memicu munculnya bangku kosong di Stadion Etihad. Lalu, laga melawan Newcastle membuktikan kehadiran suporter adalah kunci.
Guardiola mengakui aspek ekonomi dan agenda tengah malam sering kali menyulitkan family untuk hadir, namun dia berambisi atmosfer seperti laga melawan Newcastle bisa terus dipertahankan.
Man City vs Newcastle United. (Foto: Instagram/mancity)
"Hari ini, hubungan dan vibe dengan para fans adalah nan terbaik sepanjang musim ini. Kami tetap mempunyai lima laga kandang tersisa di Premier League, dan kami butuh daya itu," ujar Guardiola, melansir dari Manchester Evening News, Minggu (22/2/2026).
Guardiola menekankan sungguh besarnya rasa hormatnya kepada fans nan tetap datang meski kudu mengatur waktu dengan pekerjaan dan sekolah anak-anak mereka keesokan harinya. Apalag dengan persaingan gelar juara nan semakin memanas, Manchester City sekarang mengalihkan konsentrasi untuk menjaga konsistensi, baik di dalam lapangan maupun di atas tribun penonton.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·