Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Resmikan Tiga Sekolah Lansia di Bali

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Resmikan Tiga Sekolah Lansia di Bali Peluncurkan Sekolah Lansia (SL) Werdha Winangun Urip II di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, pada Rabu (3/6/2026).(MI/Arnoldus Dhae)

UPAYA meningkatkan kualitas hidup golongan lanjut usia (lansia) terus diperkuat di Provinsi Bali. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Ni Luh Gede Sukardiasih, secara resmi meluncurkan Sekolah Lansia (SL) Werdha Winangun Urip II di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, pada Rabu (3/6/2026).

Program ini dirancang sebagai wadah pendidikan sepanjang kehidupan bagi para lansia agar tetap sehat, mandiri, berdaya, dan bahagia. Bertempat di Ruang Rapat Kantor Desa Dalung, peluncuran ini menandai dimulainya rangkaian pembelajaran intensif bagi puluhan penduduk senior di wilayah tersebut.

Membangun Pola Pikir Positif di Usia Senja

Dalam sambutannya, Ni Luh Gede Sukardiasih menekankan pentingnya transformasi pola pikir dalam menghadapi masa tua. Menurutnya, menjadi lansia bukanlah argumen untuk bersedih, melainkan sebuah hidayah nan kudu dirayakan dengan rasa syukur.

“Lansia kudu bahagia, mandiri, dan berdaya. Jangan sedih menjadi lansia, tetapi kudu senang dan bangga lantaran telah melewati beragam fase kehidupan, mulai dari masa anak-anak, remaja, hingga dewasa. Menjadi lansia adalah hidayah nan patut disyukuri,” tegas Ni Luh Gede Sukardiasih.

Senada dengan perihal tersebut, Perbekel Desa Dalung, I Gede Putu Arif Wiratya, menyampaikan apresiasi mendalam atas support Kemendukbangga/BKKBN dalam menyelenggarakan program ini. Ia berambisi Sekolah Lansia bisa mencetak sosok-sosok senior nan tetap memberikan faedah nyata bagi family maupun masyarakat sekitar.

Kurikulum Tujuh Dimensi Lansia Tangguh

Para peserta Sekolah Lansia bakal mengikuti proses pembelajaran sebanyak 12 kali pertemuan. Materi nan diberikan tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi mencakup aspek komprehensif nan disebut sebagai "Tujuh Dimensi Lansia Tangguh".

Melalui kurikulum ini, peserta didorong untuk memperkuat keagamaan (spiritual), menjaga kebugaran (fisik), mengelola emosi secara positif (emosional), serta meningkatkan keahlian berpikir (intelektual). Selain itu, aspek sosial kemasyarakatan, keahlian produktif (vokasional), dan pembuatan lingkungan nan kondusif juga menjadi konsentrasi utama pembelajaran.

Data Peluncuran Sekolah Lansia di Bali (3 Juni 2026):

Nama Sekolah Lansia Lokasi (Desa/Kabupaten) Jumlah Peserta
Werdha Winangun Urip II Desa Dalung, Badung 50 Orang
Werdha Dharma Shanti Desa Ketewel, Gianyar 30 Orang
Werdha Gargita Desa Tampaksiring, Gianyar 33 Orang

Komitmen Serentak untuk Kesejahteraan Lansia

Selain di Desa Dalung, pada hari nan sama BKKBN Provinsi Bali juga meresmikan dua sekolah serupa di Kabupaten Gianyar, ialah di Desa Ketewel dan Desa Tampaksiring. Langkah serentak ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menghadapi kejadian struktur masyarakat nan menua (ageing population).

“Peresmian tiga Sekolah Lansia secara serentak ini menunjukkan komitmen berbareng dalam memperluas akses pendidikan sepanjang kehidupan bagi lansia serta mewujudkan lansia nan sehat, mandiri, aktif, produktif, dan terhormat di Bali,” tutup Ni Luh Gede Sukardiasih. (Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia