Jakarta, CNBC Indonesia - Ancaman serangan susulan di Arab Saudi mendorong raksasa minyak saudi Aramco mengambil langkah darurat. Perusahaan minyak itu meminta tenaga kerja meninggalkan instansi pusatnya di Dhahran dan bekerja dari jarak jauh. Sementara itu, kementerian luar negeri terus menggencarkan diplomasi ekonomi untuk menjaga kepercayaan penanammodal dunia terhadap Indonesia. Langkah ini dilakukan di tengah sorotan terhadap indeks M-S-C-I dan munculnya sentimen negatif mengenai hubungan investasi Indonesia dengan Singapura.
Selengkapnya dalam program Profit CNBC Indonesia (Jumat, 23/10/2026) berikut ini.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·