Pertamina Tambah 14 SPBU 24 Jam, 6.023 Nopol Diblokir

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta -

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah 14 SPBU nan beraksi 24 jam di Kota Makassar. Langkah ini dilakukan sebagai respon adanya antrean BBM nan terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penambahan SPBU 24 jam melengkapi 11 SPBU nan sebelumnya telah menerapkan jasa 24 jam. Dengan begitu, sekarang sudah ada 25 SPBU nan beraksi 24 jam di Makassar.

Ia mengatakan penambahan waktu operasional ini dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap BBM sekaligus mempercepat pelayanan di tengah meningkatnya kebutuhan daya di sejumlah wilayah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penambahan jam operasional ini kami lakukan agar akses pelayanan semakin luas. Masyarakat mempunyai lebih banyak pilihan waktu untuk melakukan pengisian BBM, sehingga kepadatan di jam-jam tertentu dapat ditekan," ujar Lilik dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2026).

Selain memperpanjang jam layanan, Pertamina juga menjalankan sejumlah langkah untuk menjaga kelancaran distribusi, antara lain menambah alokasi BBM sebesar 10-15% dari rata-rata penyaluran harian pada wilayah alias SPBU nan membutuhkan.

Kemudian optimasi armada mobil tangki dan penyesuaian pola pengedaran untuk mempercepat pengiriman ke SPBU, pengawasan transaksi BBM bersubsidi, termasuk pemblokiran 6.023 nomor polisi nan terindikasi melakukan transaksi tidak sesuai ketentuan.

"Berbagai langkah ini melangkah secara bersamaan. Kami memandang kondisi setiap wilayah dan SPBU berasas kebutuhan, antrean, serta pola konsumsinya. Tujuannya agar pasokan tetap tersedia dan pelayanan kepada masyarakat semakin efektif," jelas Lilik.

Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang dan melakukan pengisian BBM sesuai kebutuhan. Pembelian secara wajar membantu menjaga kelancaran pengedaran serta memberikan kesempatan bagi pengguna lainnya untuk mendapatkan pelayanan.

"Kami membujuk masyarakat menggunakan daya secara bijak dan tidak melakukan panic buying. Stok dan pengedaran terus kami jaga, sementara pelayanan juga kami perluas melalui penambahan SPBU nan beraksi 24 jam," kata Lilik.

(hrp/fdl)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance