Area Manager Communication, Relation, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawa, menjelaskan bahwa kesiapan pengedaran avtur didukung sistem rantai pasok nan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
“Pertamina memastikan keandalan suplai avtur di seluruh titik jasa penerbangan haji melalui sistem rantai pasok nan terintegrasi. Hal ini kami lakukan untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan,” ujarnya.
Lebih lanjut Taufiq menyampaikan secara keseluruhan, Pertamina telah menyiapkan pasokan untuk memenuhi kebutuhan avtur pada embarkasi Bandara Adi Soemarmo di periode Haji tahun ini nan diproyeksikan mencapai sekitar 6.000 KL. Angka ini mengalami penurunan sebesar 16% dibandingkan periode haji sebelumnya. “Hal ini disebabkan aspek jumlah kloter haji nan berkurang dari 188 kloter di tahun 2025 menjadi 160 kloter di tahun 2026,” jelas Taufiq.
Sedangkan untuk Bandara Yogyakarta International Airport, tercatat merupakan letak embarkasi Haji baru di tahun 2026. Pertamina menyiapkan pasokan kebutuhan hingga mencapai 3.614 KL untuk memenuhi kebutuhan dari 52 kloter Haji nan melalui embarkasi ini.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·