Perselisihan Berujung Penusukan Pria di Jakbar, Polisi Tangkap Pelaku

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk menangkap SE namalain Mbot nan melakukan penusukan di wilayah Kedoya Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Motifnya, Mbot diduga menyebarkan video kekasih korban ke IG sehingga memicu perkelahian antar keduanya.

"Motif pelaku berasal dari kesalahpahaman. Korban merasa tidak terima dan berprasangka lantaran mengira pelaku telah menyebarkan video pacar korban berinisial GI melalui media sosial Instagram. Perselisihan tersebut kemudian berujung pada tindakan kekerasan," ujar Kompol Nur Aqsha Ferdianto dalam keterangannya, Minggu (19/7/2026).

Peristiwa bermulai pada Rabu (1/7) sekitar pukul 18.15 WIB. Saat itu pelaku mendatangi rumah korban dengan tujuan menemui rekannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namun lantaran rekannya tidak berada di lokasi, pelaku kemudian berbincang dengan sejumlah penduduk nan berada di depan rumah," ungkapnya.

Sekitar 15 menit kemudian, korban keluar dari rumah dalam keadaan emosi dan langsung menghampiri pelaku. Tanpa banyak percakapan, korban memukul pelaku sehingga keduanya terlibat perkelahian.

"Dalam perkelahian tersebut, keduanya terjatuh di dekat pot bunga. Saat berada di posisi itu, tangan pelaku memegang sepotong besi nan berada di sekitar lokasi," tuturnya.

Pelaku kemudian menusuk korban sebanyak delapan kali hingga korban mengalami luka-luka. Setelah itu pelaku melarikan diri.

"Setelah melakukan penusukan, pelaku membuang potongan besi nan digunakan di letak kejadian kemudian melarikan diri dan pulang ke rumahnya.

Berbekal hasil penyelidikan serta keterangan para saksi, tim Unit Reskrim sukses melacak keberadaan pelaku dan mengamankannya tanpa perlawanan. Mbot diamankan di kediamannya pada Rabu (15/7) sekitar pukul 00.30 WIB setelah sempat melarikan diri usai kejadian.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar setiap persoalan diselesaikan dengan kepala dingin dan melalui jalur hukum. Jangan mudah terpancing emosi lantaran tindakan kekerasan hanya bakal menimbulkan kerugian bagi semua pihak," tutup Nur Aqsha.

(dvp/dwr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News